x

Fans Chelsea Murka Adrian Lakukan Penyelamatan Ilegal di Drama Adu Penalti

Kamis, 15 Agustus 2019 12:17 WIB
Penulis: Ervan Yudhi Triatmoko | Editor: Isman Fadil
Kiper Liverpool, Adrian, membuat murka fans Chelsea karena dianggap melakukan penyelamatan ilegal di babak adu penalti Piala Super Eropa 2019.

INDOSPORT.COM – Adrian San Miguel menjelma menjadi pahlawan Liverpool di Piala Super Eropa 2019. Keberhasilan Adrian menahan tendangan Tammy Abraham di babak adu penalti membuat The Reds meraih trofi pertamanya musim ini.

Tak hanya menjadi pujaan pendukung Liverpool berkat penampilan gemilangnya, Adrian juga memantik amarah fans Chelsea karena dinilai melakukan tindakan ilegal di babak adu penalti.

Dilansir dari kanal berita sepak bola internasional Metro, fans Chelsea yang murka menyebut Adrian melakukan penyelamatan ilegal ketika menggagalkan tendangan penalti Tammy Abraham.

Baca Juga

Dalam banyak foto yang beredar di dunia maya, Adrian terlihat tidak berada di garis gawang ketika menahan tendangan penalti. Hal itu kemudian dipermasalahkan oleh pendukung Chelsea karena tindakan itu dianggap menyalahi regulasi UEFA.

Dalam peraturannya, UEFA menyatakan bahwa seorang kiper minimal harus memposisikan salah satu kakinya sejajar atau tepat di atas garis gawang ketika penendang penalti melakukan tugasnya. Kaki kiper tidak diizinkan berada di luar garis gawang, termasuk berada di belakangnya.

Dari tayangan ulang, kaki Adrian pun terlihat maju terlebih dahulu ketika Abraham melakukan tendangan penalti. Hal inilah yang memicu amarah pendukung Chelsea pasca pertandingan.

Mereka beralibi seharusnya tendangan penalti itu diulang karena posisi kaki Adrian menyalahi aturan UEFA. Meski demikian, wasit Stephanie Frappart tetap mengesahkan tendangan penalti tersebut.

Baca Juga

Seperti diketahui, Liverpool sukses menaklukkan Chelsea dalam laga Piala Super Eropa 2019 melalui adu tendangan penalti yang berkesudahan 5-4 untuk kemenangan The Reds.

Di waktu normal, kedua tim bermain imbang 1-1. Chelsea lebih dulu membuka keunggulan melalui Olivier Giroud pada menit ke-36. Liverpool kemudian menyamakan skor di awal babak kedua lewat gol yang dicetak Sadio Mane.

Skor sama kuat di waktu normal memaksa laga dilanjutkan ke babak extra time. Mane kembali membawa Liverpool unggul pada menit ke-95. Namun tendangan penalti Jorginho pada menit ke-101 membuat perebutan juara Piala Super Eropa harus ditentukan melalui drama adu penalti.

Lima penendang Liverpool berhasil melakukan tugasnya dengan sempurna. Sedangkan dari kubu Chelsea, Tammy Abraham menjadi satu-satunya eksekutor penalti yang gagal melaksanakan tugasnya.

LiverpoolChelseaPiala Super EropaTammy AbrahamBola InternasionalSepak BolaAdrian San Miguel

Berita Terkini