x

Antusias Persib Kembali Bermain di Bandung Supardi Berharap Bobotoh Padati Stadion

Rabu, 6 November 2019 13:39 WIB
Penulis: Arif Rahman | Editor:
Kapten tim Persib Bandung, Supardi Nasir antusias melakoni pertandingan pekan ke-27 Shopee Liga 1 2019 menghadapi PSIS Semarang.

INDOSPORT.COM - Kapten tim Persib Bandung, Supardi Nasir antusias melakoni pertandingan pekan ke-27 Shopee Liga 1 2019 menghadapi PSIS Semarang, Rabu (06/11/19). Pasalnya, laga tersebut akan digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. 

Sebelumnya, Persib tidak bisa melakoni laga kandang di Bandung saat menghadapi Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta. Sehingga, harus menjamu kedua tim tersebut di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. 

Baca Juga

Meski begitu, Supardi mengajak rekan-rekannya untuk tetap fokus dan tampil penuh motivasi di hadapan ribuan Bobotoh. Agar tim Maung Bandung bisa mengamankan poin penuh. 

"Ya bagus untuk kita pemain bisa main lagi di sini, tetapi jangan overconfidence, main di Bandung dengan dukungan penuh, tapi tetap jadikan motiavsi," kata Supardi. 

Baca Juga

Supardi mengakui, tidak mudah untuk mengamankan poin, karena PSIS merupakan tim berkualitas dan dipastikan akan tampil penuh motivasi. Pasalnya, mereka ingin menjauh dari zona degradasi. 

"Karena tim yang kita hadapi bukan tim yang lemah, tim yang kita hadapi, fokus pada permainan, ya kita harus ambil poin," ungkapnya. 

Pemain yang mengantarkan Persib meraih gelar juara Indonesia Super League (ISL) 2014 ini berharap, pada pertandingan Liga 1 pekan ke-27 ini Bobotoh bisa memadati Stadion. Karena, kehadiran Bobotoh akan membuat pemain semakin termotivasi. 

"Ini kesempatan untuk kita. Saya harap pemain bisa fokus, kita berharap Bobotoh memenuhi stadion karena itu penting untuk pemain," harapnya. 

Baca Juga

Pertandingan pekan ke-27 Shopee Liga 1 2019 antara Persib menghadapi PSIS akan berlangsung pada pukul 18.30 WIB dan rencanannya akan disiarkan secara langsung.
 

Persib BandungPSIS SemarangBobotohLiga IndonesiaLiga 1

Berita Terkini