x

Tomas Araujo, Wonderkid Portugal yang Jadi Asa AC Milan Hapus Kutukan Klub

Senin, 8 Juni 2020 16:54 WIB
Penulis: Petrus Tomy Wijanarko | Editor: Theresia Ruth Simanjuntak
Tomas Araujo, wonderkid Portugal ini mungkin akan menjadi asa bagi klub Serie A Italia, AC Milan, untuk menghapus kutukan klub.

INDOSPORT. COM - Tomas Araujo, wonderkid Portugal ini mungkin akan menjadi asa bagi klub Serie A Italia, AC Milan, untuk menghapus kutukan klub.

Kabar mengenai bursa transfer, tak henti-hentinya menyelimuti tim top Liga Italia, AC Milan. Terutama, setelah AC Milan memiliki calon pelatih anyar, Ralf Rangnick, sejumlah nama bintang top terus diisukan bakal berlabuh ke San Siro.

Paling anyar, manajemen AC Milan coba mengincar wonderkid asal Portugal bernama Tomas Araujo. Melansir Calciomercato, transfer Araujo rencananya bakal dimanfaatkan Rangnick sebagai tandem sepadan di lini belakang, bagi kapten Rossoneri, Alessio Romagnoli.

Baca Juga
Baca Juga

Araujo memang merupakan pemain yang terbiasa menempati posisi bek tengah. Pemain berusia 18 tahun ini memiliki kualitas berlabel jebolan akademi raksasa Portugal, Benfica.

Sampai sekarang, Araujo masih ditempa bersama tim junior Benfica U-19. Sepanjang musim 2019/20, Araujo sudah tampil dua kali membela Benfica U-19 dalam ajang UEFA Youth League.

Sekadar informasi, Benfica cukup terkenal akan reputasinya melahirkan bek tengah hebat. Benfica sebelumnya pernah mengorbitkan bintang Brasil, David Luiz, serta bek tengah andalan Manchester United, Victor Lindelof.

Artinya, membidik Araujo bukanlah kebijakan sembarangan dari manajemen AC Milan. Bahkan Araujo bisa dijadikan AC Milan untuk menghapus kutukan klub.


1. Kutukan AC Milan

Tomas Araujo saat membela Timnas Portugal

AC Milan dahulu pernah punya pemain hebat berkebangsaan Portugal, yakni Rui Costa. Publik San Siro mengenal Rui Costa sebagai gelandang serang yang punya kejeniusan tinggi, dan banyak membantu AC Milan meraih kejayaan.

Rui Costa pertama kali gabung AC Milan pada bursa transfer musim panas 2001, dibeli dari sesama peserta Liga Italia, Fiorentina. Sepanjang lima tahun membela AC Milan (2001-2006), Rui Costa tampil 192 kali, mencetak 11 gol dan 46 assist, sekaligus menghasilkan satu gelar juara Liga Champions 2002/03, serta trofi Serie A Italia 2003/04.

Selepas Rui Costa pergi, AC Milan coba mencari bakat-bakat hebat Portugal lainnya. Mungkin AC Milan belum sepenuhnya bisa lupa terhadap Rui Costa.

Namun, para pemain Portugal yang gabung AC Milan malah selalu menemui nasib karier miris. Setidaknya sudah ada dua bintang Portugal yang terbukti tidak sukses di AC Milan, yaitu Andre Silva dan Tiago Dias. 

Andre Silva yang didatangkan dari Porto pada 2017, kini dipinjamkan ke klub Bundesliga Jerman, Eintracht Frankfurt. Sementara Tiago Dias yang diboyong dari Braga B pada 2019, sekarang sudah dibuang ke klub guram Liga Portugal, FC Famalicao.

Sebenarnya, masih ada satu lagi pemain Portugal yang didatangkan AC Milan. Musim panas 2019, AC Milan merekrut penyerang Portugal dari Lille, Rafael Leao.

Bedanya, karier Leao hingga detik ini masih dipertahankan manajemen AC Milan. Meski belum dibuang, performa Leao sejatinya tak mengesankan sama sekali, cuma mencetak dua gol dari 22 penampilan.

Harapan untuk memutus kutukan nasib buruk pemain Portugal lantas tertuju kepada nama Tomas Araujo. Andai nantinya benar bergabung, Araujo dibebankan ekspetasi tinggi, wajib tampil apik dan mengambil peran krusial di skuat AC Milan.

Melihat umurnya yang masih 18 tahun, rasanya tak adil bila ekspetasi memutus kutukan AC Milan terkait pemain gagal Portugal hanya dibebankan kepada pundak Araujo seorang. Tapi semuanya bisa terjadi dalam sepak bola, bukan mustahil Araujo dapat bersinar dan mengembalikan kejayaan pemain Portugal di San Siro.

PortugalSerie A ItaliaAC MilanLiga ItaliaTomas Araujo

Berita Terkini