x

Balas Dendam Manis Brendan Rodgers ke Mourinho Atas Insiden Gerrard

Rabu, 23 Desember 2020 21:39 WIB
Editor: Coro Mountana
Sebuah aksi balas dendam yang sangat manis dari Brendan Rodgers kepada Jose Mourinho atas insiden Steven Gerrard akhirnya lunas sudah akhir pekan lalu.

INDOSPORT.COM – Sebuah aksi balas dendam yang sangat manis dari Brendan Rodgers kepada Jose Mourinho atas insiden Steven Gerrard akhirnya lunas sudah akhir pekan lalu.

Brendan Rodgers akhirnya berhasil mengantarkan timnya, Leicester City meraih kemenangan penting akhir pekan lalu dalam lanjutan Liga Inggris. Kemenangannya pun tidak main-main diraih atas Tottenham Hotspur asuhan Jose Mourinho.

Gol dari titik putih Jamie Vardy dan bunuh diri Toby Alderweireld tak mampu dibalas oleh Tottenham Hotspur. Leicester City pun berhasil membungkam Tottenham Hotspur dengan skor 2-0.

Baca Juga
Baca Juga

Namun ternyata ada makna lebih mendalam yang dirasakan oleh Brendan Rodgers dalam kemenangan krusial kali ini atas Jose Mourinho.  Pasalnya, ternyata ini adalah kemenangan perdana Rodgers atas Mourinho.

Sebelumnya dalam 7 pertemuan terakhir, Rodgers hanya bisa menahan imbang tim asuhan Mourinho sebanyak 2 kali. Sedangkan sisanya berakhir dengan kekalahan menyakitkan.

Sebagai informasi, Rodgers dan Mourinho sendiri berteman dekat karena pernah bekerja sama di Chelsea pada 2004. Ketika itu, Mourinho jadi pelatih utama Chelsea, sedangkan Rodgers jadi pelatih kepala akademi.

Sebelum akhirnya dua tahun berselang, Rodgers pun naik cadangan jadi pelatih tim cadangan Chelsea. Mourinho pun sejak saat itu sudah mengenal baik akan sosok Rodgers yang dianggap memiliki masa depan bagus sebagai pelatih.

Baca Juga
Baca Juga

“Ketika saya bertemu dengannya sebagai pelatih tim muda di akademi, dan bergabung dengan kami di tim utama lalu berbagai momen Bersama pun dilalui. Saya paham Rodgers adalah sosok muda yang memiliki masa depan sangat bagus,” kata Mourinho dikutip Daily Mail.

Benar saja kata Mourinho, Rodgers kini menjelma menjadi salah satu pelatih elite di Liga Inggris dan bahkan akhirnya menang juga di pertemuan kedelapannya. Namun Rodgers meraihnya dengan usaha sangat keras termasuk sampai kalah 5 kali dari Mourinho.

Salah satu kekalahan paling menyakitkan yang tak akan pernah dilupakan Rodgers pada saat menukangi Liverpool. Ketika itu, akibat kenaifannya, ia harus kalah dari Mourinho dan bahkan sampai menyebabkan Steven Gerrard melakukan insiden paling memalukan sepanjang kariernya di Liverpool.


1. Mimpi Buruk Rodgers dan Gerrard

Momen Steven Gerrard terpeleset di Liverpool vs Chelsea 2014 dan ekspresi Jose Mourinho yang tertawa.

Mundur ke momen pada saat Liverpool akan menjamu Chelsea pada pekan ke-36 Liga Inggris di Anfield, 27 April 2014. Saat itu, Rodgers sedang di ambang menjadi legenda karena tinggal butuh 2 kemenangan untuk membawa Liverpool akhiri puasa gelar Liga Inggris.

Sayang di laga maha penting itu Brendan Rodgers harus bertanding dengan teman baiknya, Jose Mourinho di Chelsea. Chelsea sendiri yang sudah tidak berkepentingan lagi di luar dugaan malah bermain parkir bis ala Mourinho.

Di momen itulah, Rodgers melakukan blunder terbesar sepanjang kariernya melatih, yaitu termakan dengan taktik Mourinho. Rodgers sadar jika Liverpool harus menang saat itu agar bisa memastikan gelar Liga Inggris.

Oleh karena itu, Rodgers pun menginstruksikan para pemain Liverpool untuk main all out attack hingga hanya meninggalkan sang kapten, Steven Gerrard di pertahanan. Petaka itu pun terjadi, Gerrard yang usianya sudah tidak muda lagi, terpeleset secara tiba-tiba.

Padahal ia adalah orang terakhir di pertahanan Liverpool Ketika menerima umpan dari Mamadou Sakho. Gaya main sangat menyerang Rodgers berbuah petaka dengan Gerrard yang di luar dugaan terpeleset hingga menyebabkan Demba Ba sukses membobol gawang Liverpool.

Sisanya seperti yang kita tahu saat itu, Liverpool pun kalah 0-2 dari Chelsea hingga mengakibatkan mereka gagal juara Liga Inggris. Momen itu masih terasa begitu menyesakan bagi fans Liverpool soalnya mereka melihat timnya gagal juara dan kaptennya malah terpeleset.

Brendan Rodgers pun ikut merasa bersalah karena memaksa para pemain Liverpool bermain terlalu menyerang. Sehingga kesalahan sekecil apapun seperti terpelesetnya Gerrard malah membuat Liverpool menderita.

Rodgers tentu sadar betul andai pada saat itu, ia tidak memaksakan diri untuk menggempur pertahanan Chelsea, mungkin saja Liverpool akan tetap juara dan Gerrard tak akan terpeleset. Tapi itu sudah terjadi 6 tahun lalu.

Gerrard pun kini sedang meniti kesuksesan Bersama Glasgow Rangers, sedangkan Liverpool juga sudah juara Liga Inggris akhirnya pada musim lalu Bersama Jurgen Klopp. Tapi Rodgers yang masih mencintai Liverpool tentu masih ingin melakukan balas dendam.

Akhirnya dendam itupun terbalaskan dengan manis, mengalahkan Mourinho untuk pertama kali sekaligus membantu Gerrard dan fans lainnya senang melihat Tottenham gagal mendekati Liverpool. Jadi misi mengalahkan Mourinho dan membantu Liverpool tetap diamalkan Rodgers hingga saat ini.

LiverpoolJose MourinhoSteven GerrardBrendan RodgersTottenham HotspurLeicester CityIn Depth SportsLiga InggrisFeature

Berita Terkini