x

3 Duel Panas yang Cerminkan Rivalitas Tottenham Hotspur dan Chelsea

Rabu, 3 Februari 2021 20:34 WIB
Editor: Zulfikar Pamungkas Indrawijaya
Liga Inggris 2020/21 pekan ke-22 akan menyajikan Big Match di mana Tottenham Hotspur menjamu Chelsea dalam laga bertajuk Derbi London.

INDOSPORT.COM - Liga Inggris 2020/21 pekan ke-22 akan menyajikan Big Match di mana Tottenham Hotspur menjamu Chelsea dalam laga bertajuk Derbi London.

Tottenham dan Chelsea sendiri sejatinya bukanlah rival secara langsung. Meski berbasis di London, keduanya berada di distrik berbeda di mana Spurs berasal dari London utara dan The Blues berasal dari London barat.

Jelas jika berbicara Derbi, maka Arsenal adalah musuh utama Tottenham karena asal kedua tim sama-sama dari London utara. Sedangkan Fulham akan menjadi musuh Chelsea mengingat keduanya seperti tetangga bila berkaca dari lokasi dan sejarahnya.

Baca Juga
Baca Juga

Namun, sejak lima tahun terakhir, status Derbi London seakan menjadi citra dari pertemuan Tottenham dan Chelsea. Hal ini tak lepas dari duel-duel panas yang tersaji di antara keduanya.

Tottenham Hotspur dan Chelsea seperti musuh abadi mengingat keduanya saling jegal untuk menjadi yang terbaik di London. Tentunya persaingan ini lahir karena Arsenal tengah dalam fase menurun belakangan ini.

Baik Tottenham dan Chelsea saling bertarung untuk berebut tempat teratas di liga. Selain itu, di ajang domestik lainnya, keduanya saling jegal saat bertemu.

Baca Juga
Baca Juga

Rivalitas panas antara kedua tim pun kerap dibumbui duel-duel keras yang terlihat dari beberapa laga yang melibatkan kedua tim baik kandang maupun tandang.

Banyak laga yang menggambarkan bagaimana panasnya rivalitas Tottenham Hotspur dan Chelsea sejak era Liga Inggris. Namun, hanya tiga laga ini yang benar-benar menjadi ciri khas laga yang bertajuk Derbi. Berikut rangkumannya.


1. 1. Chelsea vs Tottenham Hotspur 2016 atau Battle of the Bridge

Cesar Azpilicueta mencoba menghentikan Lucas Moura dalam laga Chelsea vs Tottenham Hotspur

Laga bertajuk Battle of the Bridge menjadi gambaran dari panasnya persaingan Chelsea dan Tottenham Hotspur.

Dalam laga yang berlangsung di Stamford Bridge tersebut, kedua tim harus puas berbagi angka 2-2. Namun, Tottenham menjadi tim yang terluka. Sebab hasil seri itu membuat impian Tottenham meraih gelar Liga Inggris pupus.

Panasnya duel ini terlihat dari jalannya pertandingan di mana terdapat 26 pelanggaran da 12 kartu kuning (3 untuk Chelsea, 9 untuk Tottenham).

Wasit yang memimpin laga itu, Mark Clattenburg bahkan mengaku seharusnya ia bisa mengusir tiga pemain Tottenham kala itu. Namun ia memilih membiarkan Tottenham menghancurkan diri sendiri.

2. Tottenham Hotspur vs Chelsea 2008 atau The Thrilling London Derby

Laga ini menjadi laga panas kedua yang menggambarkan rivalitas Tottenham dan Chelsea sejak era 2000-an tepatnya di tahun 2008.

Delapan gol tercipta di laga yang berlangsung di White Hart Lane di mana banyak pelanggaran keras yang terjadi sepanjang laga.

Saat itu, Chelsea mampu unggul 3-1 terlebih dulu atas tuan rumah Tottenham Namun dalam setengah jam atau sejak menit ke-60, empat gol tercipta kembali di mana satu gol untuk Chelsea dan tiga gol untuk Tottenham.

Robbie Keane menjadi aktor utama di balik comeback epik Tottenham lewat golnya di menit ke-88.

Laga ini menjadi salah satu laga terbaik bagi fans Tottenham yang akan terus dikenang ketika berhadapan dengan Chelsea. Apalagi mengingat Passion serta Fighting Spirit yang dimiliki Spurs.

3. Tottenham Hotspur vs Chelsea 2012

Laga ini menjadi duel panas ketiga yang memang sangat menghibur. Sebab, enam gol tercipta di mana dua gol dibuat oleh Tottenham dan empat gol dibuat oleh Chelsea.

Laga dibuka lewat gol voli Gary Cahill. Gol tersebut seakan membuat stadion terhenyak dan menyisakan suara jala gawang bekas sontekan keras bek milik Chelsea tersebut. Gol tersebut menjadi satu-satunya gol yang tercipta di babak pertama.

Di babak kedua, pertandingan mulai memanas. Duel keras mulai terlihat dibarengi banyaknya gol yang tercipta.

Spurs mampu membalikkan keadaan menjadi 2-1 hingga menit ke-54 lewat gol William Gallas dan Jermain Defoe.

Setelahnya, Chelsea mulai bangkit dan mencetak tiga gol sejak menit ke-66 lewat dua gol Juan Mata dan Daniel Sturridge.

Tiga gol tambahan Chelsea tersebut membuat fans Tottenham pergi dari stadion sebelum pertandingan usai. Tak ayal, laga ini seakan menambah kebencian pendukung Spurs atas Chelsea yang terlihat diuntungkan wasit pada laga ini.

ChelseaTottenham HotspurDuel KlasikLiga InggrisPertandingan KlasikSepak BolaBerita Liga Inggris

Berita Terkini