Merasa Tidak Bersalah, Ryan Giggs Tak Terima Dituduh Serang 2 Wanita
INDOSPORT.COM - Legenda Manchester United sekaligus pelatih Timnas Wales, Ryan Giggs membantah telah menyerang dua wanita.
Insiden penyerangan itu terjadi pada 1 November 2020 lalu. Saat itu Ryan Giggs diduga telah menyerang mantan pacarnya yang bernama Kate Greville.
Tidak hanya menyerang sang mantan, Giggs juga dituding telah menyerang adik kandung Kate Greville di hari yang sama.
Tak terima diperlakukan semena-mena, Greville kemudian membawa kasus ini ke ranah hukum. Sidang atas kasus tersebut telah dilaksanakan pada, Rabu (28/04/21) di Pengadilan Magistrat Manchester, Inggris.
Dalam sidang itu, Ryan Giggs mengajukan permohonan tidak bersalah. Giggs membantah tuduhan menyebabkan cedera fisik pada kedua wanita itu.
Selanjutnya, Giggs dibebaskan secara bersyarat. Legenda Manchester United itu harus mentaati persyaratan yakni tidak boleh menghubungi atau mengunjungi kedua wanita itu lagi.
Sidang lanjutan akan dilangsungkan di Pengadilan Manchester pada 26 Mei mendatang. Selama menghadapi kasus tersebut, Ryan Giggs tidak diizinkan untuk melatih Timnas Wales.
Dengan demikian, Giggs tidak akan bisa mendampingi Timnas Wales di Kejuaraan Eropa yang akan diselenggarakan pada Juni mendatang.
1. Kronologis Insiden Penyerangan yang Dilakukan Ryan Giggs
Insiden penyerangan Ryan Giggs terjadi di rumah mantan pacarnya yang terletak di kawasan Manchester, Inggris. Selain menyerang hingga menyebabkan cedera fisik, Giggs juga diduga telah menunjukkan perilaku pengendalian dan pemaksaan terhadap mantan pacarnya.
Perilaku tidak terpuji itu telah berlangsung selama 1 Desember 2017 hingga 1 November 2020. Kini Ryan Giggs harus disibukkan dengan berbagai sidang atas kasus tersebut.
Giggs juga harus gigit jari lantaran kasus itu membuat kariernya di Timnas Wales jadi tersendat. Pria berusia 47 tahun itu memiliki rekor tertinggi yakni tampil sebanyak 963 kali bersama Manchester United.
Empat tahun setelah pensiun, Ryan Giggs ditunjuk sebagai pelatih Timnas Wales pada 2018.