Liga Europa: Kuping Arsenal Panas Jelang Lawan Villarreal, Emery Sindir Arteta?
INDOSPORT.COM - Jelang lakoni leg satu semifinal Liga Europa, Arsenal wajib menghadapi Villarreal, Jumat (30/04/21). Pelatihnya, Mikel Arteta malah seolah dapat sindiran dari pelatih kubu lawan, Unai Emery.
Semenjak kepergian Arsene Wenger, penampilan The Gunners nyata jauh dari kata ideal. Bagaimana tidak? Di masa kepemimpinannya mampu persembahkan 17 gelar domestik termasuk Liga Inggris, Piala FA, dan Community Shield, kini mereka selalu nirgelar.
Adapun dulu tim berlogo meriam ini punya angkatan Invincible alias tak terkalahkan selama satu musim dan kerap tempati posisi enam besar liga domestik alias The Big Six, kini predikatnya jauh berbeda. Musim ini saja mereka tampil tak konsisten.
Ya, semenjak Emery dipecat kemudian berganti ke Mikel Arteta, Arsenal masih jatuh di lubang yang sama yakni kegagalan. Jika musim lalu terlempar dari enam besar, kini posisi mereka jauh lebih menyedihkan usai bertengger di posisi 10 klasemen.
Jika Pierre Emerick Aubameyang benar-benar bernafsu rebut tiket kompetisi Eropa, harapan satu-satunya tak lain dan tak bukan hanyalah menangi Liga Europa tahun ini. Meskipun pada dasarnya kans mereka termasuk tipis gara-gara banyak lawan tangguh.
Sebut saja duel penentuan antara AS Roma lawan Manchester United di babak semfinal kompetisi serupa. Belum lagi kini kans balas dendam juga bisa dilakukan oleh Villarreal yang kebetulan ditukangi mantan pelatih mereka!
Mendapati pertemuan dengan Meriam London setelah dua tahun lamanya pasca pemecatan, Unai Emery pun tak bisa meluapkan emosinya. Bukan dengan tunjukkan sikap benci, melainkan rasa perihatin dengan pelatih penggantinya yang masih belum juga sukses.
1. Sebut Arsenal Sekarang Sulit Bersaing, Emery Sebut Arteta Masih Butuh Waktu Adaptasi
"Pekerjaan Arteta membutuhkan waktu, anda harus bersabar, percaya dan yakin tim itu akan dapat tempat sesuai, butuh waktu tapi pasti bisa. Anda patut menganggap ini perkawinan yang bagus antara pelatih dengan klubnya," ucap sang mantan dilansir The World Game.
"Liga Inggris itu susah, situasi Arsenal adalah suatu yang alami suatu proses setelah kepergian Wenger. Kami sempat berjuang untuk sampai Liga Champions dan akhirnya capai final Liga Europa," pungkasnya.
Pelatih asal Negeri Matador ini sempat berkarier di Emirates Stadium selama 18 bulan lamanya. Meski punya kinerja bagus dengan ringkuh runner up di pentas Eropa, ia hanya catatkan rasio kemenangan 49 persen dalam 51 laga liga domestik.
Setelah dipecat, kariernya cukup berkembang di The Yellow Submarine menggantikan Javier Calleja pada Juli 2020 lalu. Bayangkan, ia mampu buat Gerard Morena cs meraih rekor 18 laga tak terkalahkan musim ini.
Adapun Unai Emery dengan Villarreal-nya menang di leg pertama semifinal Liga Europa ini bisa jadi pukulan telak bagi Arsenal. Pasalnya, mereka susah payah membuang pelatihnya itu untuk digantikan Arteta yang kurang meyakinkan.