x

Resmi ke Persis Solo, Ini Kelebihan Wahyu Agung di Mata Pelatih Inggris

Minggu, 27 Juni 2021 14:08 WIB
Penulis: Martini | Editor: Zulfikar Pamungkas Indrawijaya
Ki-Ka: Marcelino Ferdinand, Ruy Arianto, M. Zaky Satrya, Wahyu Agung.

INDOSPORT.COM - Resmi ke Persis Solo, wonderkid jebolan Garuda Select 3, Wahyu Agung Drajat Mulyono pernah mendapat pujian dari pelatih sepak bola Inggris.

Usai menuntaskan program Garuda Select 3, Mei lalu, tak butuh waktu lama bagi Wahyu Agung untuk mendapat kontrak profesional meski beranjak dari klub Liga 2, Persis Solo.

Baca Juga
Baca Juga

Besar di bawah binaan Persebaya Surabaya U-16, Wahyu Agung kini sudah mengikuti TC bersama Alberto Goncalves dkk di Persis.

"Saya memutuskan pindah ke Persis karena saya pikir ini tawaran yang bagus," ungkap Wahyu Agung melalui laman resmi klub.

"Kemarin adalah hari pertama saya berlatih dengan tim dan bergabung dengan banyak pemain senior yang ada di sini, membuat saya senang ketika pindah ke Persis."

Baca Juga
Baca Juga

Tak hanya mengincar jam terbang di Liga 2, Wahyu Agung juga mengakui jika Persis Solo adalah wadah yang tepat untuk belajar dari sejumlah striker yang sarat pengalaman.

"Hal pasti yang membuat saya yakin dapat berkembang di sini, salah satunya latihan di Persis sangat bagus dan mendidik," ucapnya.

"Para pemain senior yang punya banyak pengalaman, mengangkat dan memberikan support supaya mental semakin terbentuk."


1. Dipuji Pelatih Inggris

Wahyu Agung pemain timnas Indonesia u-16 di pepet tiga pemain GSI Sidoarjo. Rabu (29/1/20).

Ya, Wahyu Agung masih berusia 17 tahun, masih perlu banyak belajar dari sosok Beto, Ferdinand Sinaga, Miftahul Hamdi, Marinus Wanewar, Rivaldi Bawuo, Agi Pratama, dll.

Meski tergolong masih belia, namun potensi Wahyu Agung sudah terlihat, bahkan diakui oleh pelatih asal Inggris, Danny Holmes.

"Kekuatan utama Wahyu ada di pergerakan. Dia bisa mencari ruang kosong, sekaligus membantu menciptakan jalur operan bagi teman-temannya," ungkap Danny Holmes, asisten pelatih Garuda Select di Inggris.

"Jika gelandang sedang memegang bola, para penyerang bergerak dan menciptakan ruang bagi mereka, sehingga lebih mudah untuk memberikan operan dan menciptakan peluang. Itu yang diberikan Wahyu pada tim."

"Semoga saja ia bisa menjadi lebih baik lagi melalui pengalaman bertanding, latihan, serta bertambahnya pemahaman terkait peran seorang penyerang," tuntas Holmes.

Saat memperkuat program Garuda Select 3 di Inggris, Wahyu Agung berhasil mencatat dua gol. Hasil ini memang kurang produktif, mengingat skuat besutan Dennis Wise itu kena lockdown akibat pandemi Covid-19.

Persis SoloLiga IndonesiaLiga 2Garuda SelectSepak BolaBerita Liga 2Wahyu Agung Drajat MulyonoDanny Holmes

Berita Terkini