Diisukan Hengkang, Kontrak Coman Dan Goretzka Justru Diperpanjang
INDOSPORT.COM - Bayern Munchen memastikan jika mereka kini tengah dalam usaha mempertahankan Kingsley Coman dan Leon Goretzka. Sempat dikabarkan bakal angkat koper, FC Hollywood malah akan menawarkan keduanya kontrak anyar.
Baik sang winger Prancis maupun gelandang Jerman dikabarkan bakal menuju ke Premier League guna mencari tantangan baru. Liverpool disebut siap mengangkut Coman sementara Goretzka masuk dalam daftar belanja Manchester United.
Meski demikian loyalis Bayern tidak perlu cemas karena Oliver Kahn, direktur baru Die Bavarians, menjamin jika keduanya masih masuk dalam rencana klub musim depan. Kontrak berdurasi panjang plus kenaikan gaji bakal jadi imbalan andai mereka sudi bertahan.
"Bersama Goretzka dan Coman kami sedang dalam pembicaraan serius. Saya optimis. Keduanya pemain yang vital bagi Bayern," ujar Kahn dalam sesi perkenalannya pasca ditunjuk sebagai suksesor Karl-Heiz Rummenigge.
"Bayern punya tawaran yang tidak bisa diajukan klub lain. Disini anda bisa berkesempatan besar meraih trofi. Kami ingin mereka jadi bagian dari era baru," tambah eks kiper Bayern dan tim nasional Jerman tersebut.
1. Demi Nagelsmann.
Walau tidak pernah benar-benar menyemen satu tempat di lini serang Bayern namun Coman memang salah satu pemain yang berguna di Allianz Arena. Kelincahan dan insting golnya terkadang jadi penyelamat tim saat Robert Lewandowski mengalami macet gol.
Riwayat cedera yang cukup panjang tidak membuat Bayern ragu untuk menyodorkan proposal kontrak baru untuk eks Paris Saint-Germain dan Juventus ini. Terlebih pada Juni 2022 mendatang kontrak Coman sudah akan habis sehingga ia bisa pergi secara gratis.
Sementara Goretzka yang datang dari Schalke 04 dengan status bebas transfer sejak 2018 lalu memang selalu bisa mendapat tempat di starting XI Die Roten. Pemain 26 tahun ini terbukti bisa tampil dalam 147 pertandingan dan mencetak 19 plus 16 gol.
Mempertahankan keduanya adalah bentuk usaha Bayern dalam membantu adaptasi manajer baru Julian Nagelsmann. Jika tidak banyak terjadi perombakan pada skuat musim lalu tentu pelatih belia 33 tahun tersebut semakin punya gambaran seperti apa strategi terbaik untuk tim barunya.