x

Liga 1 Masih Buram, Manajemen PSIS Ungkap Efek Buruk Terhadap Pemain

Minggu, 25 Juli 2021 21:10 WIB
Kontributor: Alvin Syaptia Pratama | Editor: Herry Ibrahim
General Manager PSIS Wahyoe 'Liluk' Winarto ketika rapat jajaran petinggi PSIS.

INDOSPORT.COM - Pesepak bola di Indonesia lagi-lagi harus menerima pil pahit terkait ketidakpastian kompetisi.

Setelah sebelumnya mereka sempat terkena prank ketika kompetisi Liga 1 2020 batal dilanjutkan, saat ini pesepak bola Indonesia juga tengah menanti kepastian kompetisi yang tidak jadi dilaksanakan mulai pertengahan Juli lalu.

Hal ini tentu berdampak terhadap psikologis para pemain, salah satunya para pemain PSIS Semarang yang juga merupakan salah satu kontestan kompetisi Liga 1.

Menurut General Manager PSIS, Wahyoe ‘Liluk’ Winarto, yang menjadi korban di tengah ketidakpastian kompetisi adalah pemain dan seluruh official yang menggantungkan hidup di sepak bola.

Baca Juga
Baca Juga

Apalagi secara psikologis dan fisik mereka sebetulnya sudah siap, namun karena harus ditunda, mental dan fisik mereka tentu akan kembali lagi seperti pada saat belum melaksanakan persiapan.

“Kami melihat sebetulnya kasihan dengan pemain dalam situasi seperti ini. Ketidakpastian kompetisi pasti membuat mereka down. Dengan persiapan kemarin yang sudah begitu matang, latihan juga keras, tiba-tiba berhenti lagi. Kondisinya jadi tidak bagus,” tutur Liluk di Semarang, Minggu (25/07/21),


1. Jaga Semangat

Para pemain PSIS saat melakoni latihan sebagai persiapan menghadapi Liga 1.
Baca Juga
Baca Juga

Manajemen PSIS lantas berharap supaya para pemain dan official klub tetap memiliki spirit untuk menghadapi kompetisi dan tetap melaksanakan latihan mandiri selama tim diliburkan latihan.

Hal ini supaya pemain PSIS tidak memulai dari nol pada saat latihan tim sudah bisa berlangsung. “Harapan kita anak-anak masih bisa menjaga semangat dan tentunya menjaga kondisi fisiknya. Memang situasi ini serba sulit,” pungkas Liluk.

Manajemen PSIS sendiri melalui Komisaris Klub, Junianto juga berharap segera ada kepastian kompetisi Liga 1 supaya masyarakat Indonesia kembali mendapatkan hiburan.

“Tentunya kita berharap liga segera bergulir. Kepastian dulu lah kompetisi mau jalan kapan. Toh juga tidak ada penonton, biar ada hiburan untuk masyarakat melalui televisi mau pun streaming,” beber Junianto.

PSIS SemarangLiga IndonesiaDragan DjukanovicLiga 1Wahyu WinartoYoyok SukawiBerita Liga 1Liga 1 2021

Berita Terkini