x

Dua Klub Papan Tengah Inggris Berebut Bintang Brasil dari Liga Ukraina

Senin, 14 Maret 2022 22:09 WIB
Penulis: Aji Prakoso | Editor: Nugrahenny Putri Untari
Mateus Tete, pemain yang dikaitkan dengan Leicester City dan Southampton. Foto: Diego Souto/Quality Sport Images/Getty Images.

INDOSPORT.COM - Leicester City dan Southampton termasuk di antara sejumlah klub Eropa yang tertarik mengontrak pemain sayap lincah Shakhtar Donetsk, Mateus Tete.

Menurut koresponden talkSPORT, Alex Crook, Leicester City telah mengawasi perkembangan Tete.

Baca Juga

Harapannya, dapat membuat langkah potensial selama jendela transfer khusus yang diberikan oleh FIFA untuk pemain yang merumput di Liga Ukraina dan Rusia.

Hal yang sama diyakini sedang dilakukan oleh Southampton.

Klub yang tim sepak bolanya saat ini ditangani oleh Ralph Hassenhuttl itu dikabarkan juga tertarik pada jasa sang pemain Brasil.

Baca Juga

Hanya saja, negosiasi untuk perekrutan ini bisa jadi rumit karena mereka telah memiliki sejumlah pemain di posisi yang sama dengan bintang yang bernama lengkap Mateus Cardoso Lemos Martins tersebut.

Tete yang merupakan jebolan dari akademi Gremio, telah menjadi bagian penting dari tim Shakhtar sejak awal 2019.

Dalam kurun waktu tiga tahun karirnya di Ukraina, ia tampil di lebih dari 100 pertandingan untuk klub, mencetak 31 gol dan 15 assist.

Baca Juga

Sebagai pemain sayap kanan, Tete telah membuat fans Liga Ukraina terkesan dengan kecepatan dan tipuan trik khas pemain Brazil yang kerap ia pertontonkan.

Dengan postur yang relatif pendek 1,75m ia juga lincah ketika harus menerobos ruang sempit, sangat berbahaya di daerah kotak penalti lawan.


1. Penolakan FIFA

Mateus Tete, pemain yang dikaitkan dengan Leicester City dan Southampton. Foto: Diego Souto/Quality Sport Images/Getty Images.

Jendela transfer 'darurat' yang diwacanakan FIFA, secara teknis dapat memungkinkan pemain yang berkarier di Rusia atau Ukraina.

Mereka bisa sementara meninggalkan klub masing-masing demi pinjaman atau pindah secara permanen ke klub dari negara lain.

Baca Juga

Namun menurut Crook, otoritas Liga Inggris (FA) sepertinya tidak akan mengizinkan klub yang berada di bawah naungan mereka untuk merekrut pemain baru saat jendela transfer telah resmi ditutup.

Hal ini karena kesepakatan yang terjadi di jendela transfer ‘darurat’ dapat menciptakan ketidakseimbangan antara tim yang bersaing di Liga Inggris.

Baca Juga

Mengingat, beberapa tim mungkin memiliki jangkauan finansial yang lebih besar dibandingkan dengan tim lain.

 

2. Akan Sulit bagi Leicester City dan Southampton

Mateus Tete

Jika sikap penolakan Itu secara tegas diambil oleh FA, ini akan menutup pintu bagi Leicester City dan Southampton untuk mendatangkan Mateus Tete, meskipun klub dari liga lain tetap dapat melakukannya.

Crook menambahkan, bahwa upaya mendatangkan sang pemain sayap dengan kesepakatan permanen juga bisa rumit.

Pasalnya, klub-klub Ukraina, termasuk Shakhtar, tidak sedang mengurusi masalah sepak bola pada saat ini.

Padahal, dengan datangnya Tete bisa sangat berdampak besar untuk klub seperti Leicester City, yang telah mencari alternatif yang dapat diandalkan untuk Harvey Barnes dan Ademola Lookman dalam peran menyerang yang luas.

Bahkan Southampton bisa menggunakan beberapa daya tembak tambahan yang melebar, dengan Tete cocok dengan sempurna karena dinamisme dan kecepatannya di sepertiga akhir.

Bursa TransferReal MadridSouthamptonUkrainaLeicester CityBerita TransferBerita Bursa TransferTransfer PemainMateus TeteRalph Hasenhuttl

Berita Terkini