x

Kini Jadi Musuh, Steven Gerrard Bisa 'Kutuk' Liverpool Gagal Juara Liga Inggris Lagi

Selasa, 10 Mei 2022 13:10 WIB
Editor: Nugrahenny Putri Untari
Steven Gerrard dan Aston Villa adalah lawan krusial Liverpool jelang akhir musim Liga Inggris 2021-2022. Foto: Steve Welsh/Getty Images.

INDOSPORT.COM - Legenda Liverpool yang saat ini menangani Aston Villa, Steven Gerrard, memiliki peran penting di tengah perjuangan mantan timnya di Liga Inggris 2021-2022.

Liverpool, yang menginjakkan kaki di final Piala FA dan Liga Champions bulan Mei ini, masih harus memeras keringat di liga lantaran posisi mereka yang belum aman di klasemen.

Baca Juga

The Reds yang tidak boleh memaafkan kesalahan sedikit pun dalam upaya mereka menuju kursi juara, justru tersandung oleh Tottenham Hotspur yang berhasil membuang dua poin berharga sang lawan di laga tempo hari.

Bermain 1-1, Son Heung-min jadi pahlawan The Lilywhites sekaligus pembawa petaka bagi anak-anak asuh Jurgen Klopp.

Beruntung, The Reds memiliki Luis Diaz yang setidaknya berhasil menyelamatkan wajah serta reputasi timnya lewat gol penyama kedudukan jelang berakhirnya waktu normal 2x45 menit.

Baca Juga

Persaingan antara Liverpool dan Manchester City di dua peringkat teratas klasemen pun bak roda yang terus berputar.

Mereka beberapa kali berganti posisi dari satu ke dua, begitu pula sebaliknya. Namun tidak dapat dipungkiri, hasil imbang Liverpool melawan Tottenham Hotspur membuat langkah Manchester City sedikit lebih ringan.

Setelah membantai Newcastle United lima gol tanpa balas, mereka kini tetap mengungguli Liverpool dengan selisih tiga poin.

Baca Juga

Liverpool kini hanya bisa pasrah namun tetap berikhtiar ketika melakoni jadwal tandang mereka ke markas Aston Villa, Rabu (11/05/22) dini hari WIB.

Steven Gerrard pun jadi salah satu aktor penting yang bisa saja membawa rezeki maupun petaka bagi The Reds di Villa Park nanti.


1. Pegang Nasib Liverpool meski Hanya Setengah

Steven Gerrard dan Aston Villa adalah lawan krusial Liverpool jelang akhir musim Liga Inggris 2021-2022. Foto: Steve Welsh/Getty Images.

Sebagai legenda Liverpool, Steven Gerrard tentu menginginkan klub yang disayanginya tersebut bisa juara Liga Inggris lagi.

Apalagi sepanjang hidupnya sebagai pemain, pria yang juga akrab disapa Stevie G tersebut belum mampu membawa Liverpool menjadi raja sepak bola Inggris.

Baca Juga

Jordan Henderson-lah yang pada akhirnya mengangkat trofi tersebut sebagai kapten pada musim 2019-2020 lalu.

Kini kembali ke Inggris, Steven Gerrard didapuk menangani Aston Villa, di mana ia sudah membawa tim ini ke peringkat 11 klasemen sementara dengan penuh perjuangan.

Berkompetisi di liga yang sama dengan Liverpool, ayah empat anak itu pun mau tidak mau harus berhadapan dengan sang mantan setidaknya dua kali dalam semusim.

Baca Juga

Sebelum pertandingan hari ini, Steven Gerrard sudah sempat pulang ke Anfield saat Aston Villa pergi bertandang ke markas Liverpool pada Desember 2021.

Saat ini, tim asuhannya kalah tipis dengan skor 0-1 gara-gara gol tunggal Mohamed Salah yang dicetak lewat tendangan titik putih.

Namun pada waktu itu Steven Gerrard mungkin hanya emosional lantaran kembali ke Anfield sebagai juru taktik tim lawan.

Baca Juga

Sekarang, beban yang ia pikul pun seperti berlipat ganda karena setengah nasib Liverpool berada di tangannya.

Belum lagi, mantan pemain LA Galaxy itu masih harus mengkatrol Aston Villa ke posisi yang lebih baik lagi di klasemen. 

 

2. Bayang-Bayang Masa Lalu Bersama Liverpool

Steven Gerrard dan Aston Villa adalah lawan krusial Liverpool jelang akhir musim Liga Inggris 2021-2022. Foto: Steve Welsh/Getty Images.

Kemenangan tentu akan membawa The Villa naik peringkat plus membuyarkan asa Liverpool meraih gelar juara Liga Inggris musim ini.

Baik Steven Gerrard maupun Jurgen Klopp harus beradu strategi sebaik-baiknya demi mewujudkan misi masing-masing.

Baca Juga

Apa pun hasil pertandingan Aston Villa vs Liverpool nantinya, Steven Gerrard punya peran penting untuk sang mantan, yang dulu sempat dibuatnya patah hati pada musim 2013-2014.

Untuk diingat kembali, sebelum pecah telur pada 2019-2020 di tangan Jurgen Klopp, Liverpool sudah sering berjibaku dengan tantangan memenangkan trofi Liga Inggris selama bertahun-tahun.

Mimpi tersebut sempat dekat di depan mata pada 2014-2015 namun harus kandas lantaran jumlah poin yang tidak mampu melampaui Manchester City.

Baca Juga

Kejadian Steven Gerrard yang terpeleset di laga Chelsea juga membuat langkah Liverpool menuju trofi Liga Inggris 2013-2014 terasa makin jauh.

Terpeleset saat mengontrol bola yang kemudian jatuh ke kaki Demba Ba pun jadi insiden yang tidak akan pernah terlupakan oleh Stevie G.

Meski apa yang dilakukannya itu tidak serta-merta jadi biang kerok utama Liverpool gagal juara pada kala itu, beberapa barisan sakit hati tetap ada yang menghujatnya sana-sini bahkan melontarkan kata-kata kasar.

Baca Juga

“Rasanya saya ingin terbenam saja ke tanah dan hilang ke lubang hitam. Saya kemudian duduk di kursi belakang mobil dan menangis,” ujarnya masih di buku Steven Gerrard My Story.

Kini delapan tahun sejak kejadian itu, Steven Gerrard kembali dihadapkan pada situasi sulit. Akankah langkahnya bersama Aston Villa akan menghambat laju Liverpool yang sekarang sedang berada di titik krusial?

LiverpoolAston VillaSteven GerrardLiga InggrisBerita Liga Inggris

Berita Terkini