x

Dear Shin Tae-yong, Ini Ada 4 Pemain Bertipikal Menyerang yang Bisa Jadi Opsi Lini Depan Timnas U-19

Jumat, 8 Juli 2022 17:47 WIB
Editor: Juni Adi
Shin Tae-yong, pelatih Timnas Indonesia. Foto: Arif Rahman/Indosport.com

INDOSPORT.COM - Pelatih Timnas Indonesia U-19, Shin Tae-yong saat ini mengeluhkan sulitnya mencari penyerang tajam setelah minim gol di Piala AFF U-19 2022.

Timnas Indonesia U-19 saat ini akan menghadapi dua laga penentu di Piala AFF U-19 2022 melawan Filipina dan Myanmar. 

Baca Juga

Kemenangan wajib mereka raih di dua laga sisa itu, untuk menjaga asa lolos ke babak semifinal. 

Saat ini, posisi Timnas Indonesia U-19 sendiri sejatinya masih berpeluang besar untuk lolos, hanya saja rawan untuk tersingkir.

Skuad Garuda Nusantara menempati urutan ke-4 pada klasemen sementara Grup A Piala AFF U-19 2022 dengan koleksi lima poin, hasil dari satu kali menang dan dua kali imbang.

Baca Juga

Mereka terpaut dua angka dari Vietnam yang menempati posisi puncak dengan tujuh poin. Meski tidak terlalu jauh selisihnya, Timnas Indonesia U-19 tidak mudah untuk menggeser The Golden Stars -julukan Vietnam-.

Pasalnya Vietnam juga bukan lawan enteng, karena mereka bisa saja menyapu bersih kemenangan dua laga sisa melawan Myanmar dan Thailand.

Belum lagi ada ancaman dari Thailand yang bisa menjegal Timnas Indonesia U-19 menempati urutan runner-up, jika sulit menjadi pemuncak.

Baca Juga

Ketar-ketirnya Timnas Indonesia U-19 yang terancam tersingkir dari Piala AFF U-19 2022 ini, tidak lepas dari performa buruk mereka di tiga laga awal.

Timnas Indonesia U-19 minim kemenangan, dan hanya bisa meraihnya satu kali itu pun melawan tim lemah Brunei Darussalam dengan skor akhir 7-0.

Sedangkan dua partai lainnya melawan tim kuat Vietnam dan Thailand, Timnas Indonesia U-19 tak bisa berbuah banyak. Berakhir dengan imbang 0-0 semua.

Padahal Timnas Indonesia U-19 sendiri bermain cukup baik di dua laga tersebut. Hanya saja penyelesaian akhir yang buruk membuat Cahya Supriadi cs hanya bisa merebut masing-masing satu poin.

Buruknya kinerja lini depan bahkan membuat pelatih Shin Tae-yong pusing. Ia bahkan sampai berkelekar meminta publik mencarikan striker tajam untuk timnas Indonesia U-19 hingga senior.

"Saya minta tolong kalau kalian tahu penyerang yang bagus, silakan rekomendasikan ke saya," ujar Shin Tae-yong, usai laga kontra Thailand.

Lini depan Timnas Indonesia U-19 sempat menemukan kepercayaan diri setelah mampu mengumpulkan pundi-pundi gol saat berhadapan dengan Brunei Darussalam.

Penyerang Skuad Garuda Muda, Hokky Caraka jadi bintang lapangan dengan mengemas quattrick alias empat gol ke gawang Brunei Darussalam. Dalam pertandingan tersebut, Timnas Indonesia U-19 menang 7-0.

Sayang ketajaman Hokky Caraka gagal dilanjutkan saat melawan Thailand, sehingga Shin Tae-yong pun ikut frustasi.

"Seperti apa yang dilihat, memang pemain depan kami punya masalah soal finishing, kecuali saat menghadapi Brunei Darussalam," tutur Shin Tae-yong.

"Seharusnya kita membuat youth sistem yang baik sehingga nantinya akan muncul penyerang yang bagus. Ini jadi masalah sepak bola Indonesia sekarang," imbuh pelatih asal Korea Selatan ini.

Berikut beberapa rekomendasi untuk Shin Tae-yong mencoba empat striker muda ini, untuk tampil bersama Timnas Indonesia U-19 yang diproyeksikan tampil di Piala Dunia U-20 2023. Siapa saja mereka?


1. Samuel Agung Marcello Silalahi

Pertandingan antara Timnas Indonesia U-19 vs Thailand U-19 Piala AFF U-19 di Stadion Patriot, Senin (06/07/22).

Pertama ada pemain yang saat ini berkarier di Eropa memperkuat klub Norwegia, Stromsgodset bernama Samuel Agung Marcello Silalahi.

Saat ini ia tengah memperkuat tim cadangan yang sedang bersaing di kasta ketiga.

Baca Juga

Samuel diketahui mempunyai orang tua asli Indonesia. Ayahnya berasal dari Medan sedangkan ibunya berasal dari Bandung.

Mengetahui ada bakat muda pemain Indonesia di ranah Eropa bernama Samuel Agung Marcello Silalahi, anggota Exco PSSI, Hasani Abdulgani mengaku sempat tidak tahu namun sudah pernah melihat aksinya.

Namun ia mengaku tidak menutup kemungkinan pihaknya akan segera menelusuri lebih lanjut bakat sang pemain yang berusia 17 tahun tersebut sebagai seorang penyerang.

Baca Juga

Dengan harapan bakatnya bisa tercium dan diberi kesempatan untuk mengikuti seleksi atau pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19 arahan Shin Tae-yong.

Jeam Kelly Sroyer

Selanjutnya ada Jeam Kelly Sroyer. Pemain ini bisa jadi pertimbangan Shin Tae-yong untuk dipanggil melihat kualitasnya sebagai seorang penyerang yang dibutuhkan, untuk Timnas Indonesia U-19.

Baca Juga

Jeam Kelly Sroyer sendiri sudah mempunyai jam terbang yang cukup baik di kompetisi domestik bersama Persik Kediri. Musim lalu, ia tampil bersama tim senior.

Tercatat sudah mencetak 1 gol dalam 15 pertandingan memperkuat Persik di Liga 1 2021 lalu.

Pelatih Javier Roca juga kembali mempercayakan potensinya untuk tampil di dua laga dalam ajang Piala Presiden 2022, sayang gagal membawa Macan Putih melangkah jauh.


2. Zico Soree

Pertandingan antara Timnas Indonesia U19 vs Brunai Darussalam U19 Piala AFF U-19 di Stadion Patriot, Senin (04/07/22).

Jika kesulitan mencari seorang penyerang beradarah lokal, pemain keturunan bisa jadi opsi Shin Tae-yong dalam menjaring pemain depan yang tajam.

Salah satu yang bersedia untuk membela Timnas Indonesia U-19 adalah Zico Soree. Ia saat ini berkarier di Belanda, memperkuat PEC Zwolle U-21.

Usianya yang sudah 19 tahun, bisa bisa diberi kesempatan bergabung untuk membuktikan kualitasnya, dan masuk dalam proyeksi pemain di Piala Dunia U-20 2023.

"Sejauh ini baru dua Striker keturunan yang secara verbal bersedia bermain untuk Tim Nasional U-20 1. Jim Croque (18) Vitesse U-18 2. Zico Soree (19) PEC Zwolle U-21,” tulis akun @FT_IDN.

Ahmad Afhridzal

Terakhir ada Ahmad Afhridzal. Shin Tae-yong tentu tidak asing dengan nama sang pemain, karena ia pernah mencoretnya dari skuad Timnas Indonesia U-19 tahun 2020 lalu.

Saat itu Ahmad Afhridzal dicoret karena tindak indisipliner, yang terlambat datang latihan pagi jelang persiapan untuk TC di Kroasia.

Pemain jebolan Sekolah Sepak Bola (SSB) Tunas Merah Putih itu pun mengaku sedih tak bisa ikut rekan-rekannya pemusatan latihan di negeri asal Luka Modric tersebut.

Kendati pernah dicoret bukan karena kualitas melainkan indisipliner, bukan berarti peluang Ahmad Afhridzal membela Timnas Indonesia U-19 sudah tertutup.

Pelatih Shin Tae-yong pernah memanggil pemain yang sudah dicoretnya untuk kembali diberi kesempatan menunjukan kualitasnya.

Setelah dicoret dari timnas U-19 Indonesia, Afhridzal pun tetap berangkat ke Kroasia lewat program Vamos Indonesia, untuk menimbang ilmu bersama 19 pemain muda Indonesia lainnya.

Vamos Indoesia telah memberangkatkan 20 talenta muda itu ke Kroasia pada 29 Oktober 2020 lalu.

Mereka juga sudah menjalani beberapa lawan kekuatan di Kroasia dan disalurkan ke beberapa klub di sana untuk musim 2020-2021.

Dilansir oleh BolaSport.com dari Instagram Vamos Indonesia, teruntuk Ahmad Afhridzal berkesempatan berlatih di klub divisi empat Liga Kroasia yakni NK Arbanasi.

Timnas Indonesia U-19TRIVIAShin Tae-yongPiala AFF U-19 2022

Berita Terkini