x

Gagalnya Rabiot ke Manchester United Bisa ‘Bahayakan’ Lini Tengah Juventus, Kok Bisa?

Rabu, 17 Agustus 2022 20:37 WIB
Penulis: Stefan Ariel Kristanto | Editor: Isman Fadil
Adrien Rabiot saat diperkenalkan kepada awak media

INDOSPORT.COM – Raksasa Liga Italia (Serie A), Juventus, gagal menjual gelandang tengahnya, Adrien Rabiot, sehingga berpotensi ‘membahayakan’ lini tengah mereka.

Seperti yang diketahui, Manchester United dikabarkan sudah sangat dekat untuk mencapai kata sepakat untuk perekrutan baru yang bernama Adrien Rabiot.

Baca Juga

Keinginan Ten Hag untuk mendatangkan pria asal Prancis itu disinyalir karena sang pelatih tidak puas atas performa Fred dan Scott McTominay.

Di sisi lain, target utama Manchester United, Frenkie de Jong, diperkirakan bakal bertahan di markas Barcelona, Camp Nou.

Maka dari itu, tak heran bila Man United langsung gercep mencari gelandang baru di tengah bursa transfer ini.

Baca Juga

Nama Adrien Rabiot lantas tertulis dalam daftar perburuan Manchester United untuk musim panas ini sehingga dirinya menjadi buah bibir sejak Setan Merah meminatinya.

Pembicaraan dengan Juventus sejatinya lancar-lancar saja. Bahkan, kedua pihak klub sudah mencapai kata sepakat untuk menjual Adrien Rabiot ke Old Trafford.

Namun, ada hal yang mengganjal saat pihak Setan Merah membicarakan syarat pribadi dengan Rabiot dan agennya. Pria asal Prancis itu menginginkan kenaikan gaji sebesar 162.692 poundsterling.

Baca Juga

Tak kunjung menemui titik terang, Manchester United akhirnya terpaksa harus menarik diri dari perburuan Adrien Rabiot.

Ternyata, kegagalan transfer Adrien Rabiot ini bisa ‘membahayakan’ lini tengah Juventus sendiri. Lantas mengapa demikian?


1. Bisa Gagal Dapatkan Leandro Paredes

Leandro Paredes resmi bergabung dengan Paris Saint-Germain

Dilansir dari Get Football Italia, Juventus sudah berencana menggunakan uang penjualan Adrien Rabiot untuk membeli gelandang Paris Saint-Germain (PSG), Leandro Paredes.

Gagalnya Manchester United dalam menyegel kesepakatan dengan Adrien Rabiot tentu berdampak pada proses transfer Leandro Paredes yang bisa dibilang di ujung tanduk.

Baca Juga

Di sisi lain, seperti yang banyak orang tahu, klub-klub di Italia tengah mengalami kesulitan finansial. Itulah sebabnya mereka juga tidak bisa jor-joran dalam setiap bursa transfer.

Hal ini dapat dirasakan dampaknya melalui Juventus bahwa Bianconerri harus menunggu penjualan Rabiot terlebih dahulu agar cuannya bisa dipakai klub buat memboyong Leandro Paredes.

Padahal Rabiot sempat diberitakan tidak masuk dalam rencana pelatih Juve, Massimiliano Allegri, untuk musim baru ini.

Baca Juga

Sudah jelas jika tak masuk dalam rencananya, Rabiot bisa dipastikan jarang bermain di seluruh kompetisi sehingga ia makan ‘gaji buta’ dan hanya membuang-buang uang Juventus.

Dengan begitu, Juventus mau tak mau harus segera menjual mantan pemain Paris Saint-Germain (PSG) tersebut pada musim panas ini.

Pasalnya, ia hanya memiliki sisa kontrak setahun sehingga jika menunggu hingga musim depan, Si Nyoya Tua tidak mendapatkan cuan karena sang pemain bakal hengkang dengan status bebas transfer.

Baca Juga

Mengingat Rabiot masih bisa dijual, Juve berniat menggunakan uang tersebut untuk membeli Leandro Paredes. Tentu Allegri pasti sudah mempunyai visi dan yakin bahwa sang pemain cocok bermain di skemanya.

Kehadiran Paredes juga bakal menambah suntikan kekuatan di lini tengah Juventus. Bianconerri setidaknya harus mencari solusi lain mengenai gagalnya kesepakatan Rabiot

Pasalnya,hal itu juga menghambat datangnya Paredes ke Turin dalam memperkuat lini tengah Juventus pada musim baru ini.


2. Mengenal Tommaso Mancini, Striker yang Bakal Berseragam Juventus

Tommaso Mancini (kiri), pemain muda yang sedang dikaitkan dengan AC Milan. Foto: instagram/mancio9.

Mengulik siapa Tommaso Mancini, wonderkid asal Italia yang jadi rebutan klub Liga Italia, seperti AC Milan, Juventus, dan AS Roma.

Tommaso Mancini adalah sosok pemuda berusia 18 tahun yang saat ini mengabdi pada divisi kedua Liga Italia, Vicenza.

Mancini bisa dibilang jelmaan dari dua pesepak bola tersohor di muka bumi. Sebut saja legenda Italia, Roberto Baggio, dan legenda Swedia, Zlatan Ibrahimovic.

Mancini menjalani debut sepak bolanya pada Januari 2021. Hebatnya lagi dia berusia 16 tahun pada saat itu. Hal ini membuat publik teringat pada sosok legenda Italia, Roberto Baggio.

Roberto Baggio sendiri juga dibesarkan di Vicenza pada awalnya. Legenda asal Italia itu juga pernah berseragam AC Milan. Kini Rossonerri tengah mengincar sosoknya yang berpotensi menjadi Baggio 2.0.


Baca selengkapnya: Siapa Tommaso Mancini? Wonderkid Italia yang Jadi Rebutan Juventus, Milan, Roma

Bursa TransferManchester UnitedJuventusAdrien RabiotLeandro Paredes

Berita Terkini