x

Luar Biasa! Ini 3 Fakta Unik yang Iringi Sukses Karim Benzema Menangi Ballon D'Or 2022

Rabu, 19 Oktober 2022 11:51 WIB
Penulis: Izzuddin Faruqi Adi Pratama | Editor: Isman Fadil
Karim Benzema sukses menjadi pemenang Ballon d'Or 2022 usai penampilam apik bersama Prancis dan juga Real Madrid.

INDOSPORT.COM - Karim Benzema akhirnya resmi dianugerahi gelar pemain terbaik dunia Ballon d'Or 2022 pada Selasa (18/10/22).

Penampilannya dalam satu tahun terakhir memang sangat luar biasa dan patut diganjar dengan trofi prestisius berbentuk bola emas tersebut.

Baca Juga

Bersama Real Madrid di 2021/2022 dan 2022/2023 ia sukses menjuarai Liga Spanyol, Liga Champions, Piala Super Spanyol, Piala Super Eropa dan menggondol tiga predikat top skor berkat 49 gol plus 16 assist.

Tim nasional Prancis pun juga kecipratan tuah performa Benzema usai dibantunya menjadi kampiun UEFA Nations League.

Les Bleus pastinya telah menyesal tidak memanggilnya dalam 5 tahun terakhir karena meski sudah berusia 34 tahun, striker berdarah Aljazair itu tetap gacor.

Baca Juga

Sukses Benzema menggenggam Ballon d'Or terbilang sangat romantis karena selain sempat terasing di Prancis ia pun dulu hanya bintang nomor dua bagi Real Madrid.

Saat masih ada Cristiano Ronaldo di Santiago Bernabeu, pembahasan utama soal pemain Los Blancos oleh pasti adalah CR7 namun semuanya berubah sejak 2018.

Ketika Ronaldo memutuskan untuk hengkang, Benzema mengambil alih peran sebagai tulang punggung tim. Tidak hanya sebagai sumber gol utama, namun juga mengemban jabatan kapten.

Baca Juga

Meski Gareth Bale mengalami penurunan yang masif serta Eden Hazard hingga kini masih belum lepas dari label flop, Karim Benzema nyaris seorang diri membuat Real Madrid tetap relevan.

Banyak fakta unik yang mengiringi suksesnya kali ini. Berikut jabarannya.


1. Susul Zidane dan Tak Lekang Oleh Waktu

Penyerang Real Madrid, Karim Benzema saat memenangi trofi Ballon d'Or

1. Kembali Harumkan Nama Prancis

Prancis adalah negara yang tidak pernah berhenti menghasilkan talenta sepakbola top. Buktinya adalah kesanggupan mereka menjadi juara Piala Dunia 2018 lalu.

Hanya saja di ajang Ballon d'Or sudah cukup lama sekali tidak ada pemenang dari negeri anggur.

Baca Juga

Terakhir adalah Zinedine Zidane pada 1998 silam atau sudah 24 tahun yang lalu dan setelahnya para pemain Prancis maksimal hanya bisa menjadi runner-up atau juara tiga.

Terutama dalam satu dekade terakhir dimana dominasi Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi tidak terelakkan. Nama-nama seperti Franck Ribery dan Antoine Griezmann (dua kali) hanya bisa masuk tiga besar.

Karim Benzema kemudian memutus puasa Prancis pada Ballon d'Or 2022 sekaligus mengikuti jejak emas Zidane yang juga mantan pelatihnya di Real Madrid.

Baca Juga

Kini Benzema boleh menepuk dada dan menyandingkan dirinya bersama pemain-pemain besar Prancis dalam sejarah yang juga pernah memenangi Ballon d'Or yakni Raymond Kopa dan juga Michel Platini.

2. Tua-tua Keladi

Statistik mencatat jika Karim Benzema adalah pemain tertua kedua yang memenangi trofi Ballon d'Or pertamanya di usia 34 tahun 10 bulan.

Ia hanya kalah kalah dari legenda Inggris yakni Stanley Matthews yang jadi juara di 1956 saat sudah menginjak umur 41 tahun 10 bulan.

Baca Juga

Namun raihan Benzema tetaplah impresif. Disaat para pemain seusianya sudah memasuki senja karier dan mulai memikirkan untuk gantu sepatu, ia justru makin ciamik.

Yang unik adalah salah satu mantan rekan Benzema di Real Madrid, Gonzalo Higuain, menjalani laga profesional terakhirnya pada hari yang sama pemenang Ballon d'Or edisi 2022 diumumkan.


2. Masuk Kategori Spesial

Penyerang Real Madrid, Karim Benzema saat memenangi trofi Ballon d'Or

Higuain mengakhiri kisahnya bersama lapangan hijau untuk Inter Miami di Amerika Serikat padahal usianya masih sama dengan Benzema, 34 tahun.

Hal ini membuat publik seharusnya makin kagum dengan sosok Benzema yang bisa memiliki karier panjang. Mungkin bisa saja ia memenangi Ballon d'Or lebih awal namun ia sering digambarkan sebagai pemain yang tidak egois dan mementingkan tim.

Baca Juga

"Karim adalah pemain yang orientasinya adalah tim. Tidak ada niatan untuk pamer seorang diri dengan memburu Ballon d'Or atau menjadi top skor. Ia terobsesi untuk menang bersama timnya," begitu tutur bekas manajer Real Madrid, Jose Mourinho.

3. Gelar Spesial

Biasanya seorang pemain menjadi pemenang Ballon d'Or jika sebelumnya ia pernah difavoritkan dalam proses nominasi atau bahkan mencapai tiga besar.

Baca Juga

Hanya saja Karim Benzema berbeda. Selama nyaris 20 tahun berkarier ia hanya pernah masuk dalam tiga besar sekali dan itupun saat menjadi juara di edisi 2022 ini.

Benzema juga hanya sekali saja menembus 10 besar pengumpulan suara yakni pada 2021. Selebihnya ia tidak masuk nominasi atau tercecer di 20 dan bahkan 30 besar saja.

Baca Juga

Ballon d'Or 2022 semakin terasa spesial bagi Benzema karena ia kini resmi jadi pemain kedua setelah Luka Modric menang mengalahkan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi yang membentuk duopoli sejak 2008.

Modric dan Benzema sama-sama membela Real Madrid dan semakin menguatkan paham jika Ballon d'Or memang gelar yang semakin mudah dimenangkan andai seorang pemain berkostum Si Putih.

Real MadridKarim BenzemaBallon d'OrBola Internasional

Berita Terkini