x

Antony, Si Pengagum Cristiano Ronaldo yang Jadi Pesakitan di Laga Kroasia vs Brasil

Sabtu, 10 Desember 2022 15:06 WIB
Penulis: Ade Gusti | Editor: Indra Citra Sena
Pemain Brasil, Antony dinilai melakukan diving saat melawan Kroasia di babak perempatfinal Piala Dunia 2022 (Foto: REUTERS/Annegret Hilse).

INDOSPORT.COM – Antony Matheus Dos Santos yang menjadi salah satu ‘pesakitan’ ketika Brasil dikalahkan Kroasia 4-2 lewat adu penalti di perempat final Piala Dunia 2022 ternyata adalah pengagum Cristiano Ronaldo.

Brasil baru saja gagal menghapus kutukan babak 8 besar di Piala Dunia 2022 usai menelan kekalahan 2-4 dari Kroasia lewat adu penalti, Jumat (9/12/22).

Tim Samba sejatinya sempat unggul terlebih dulu lewat Neymar di menit 105+1, namun Kroasia mampu membalasnya berkat gol Bruno Petkovic di menit ke-117.

Para pemain Brasil tampak tertunduk lesu usai kekalahan tersebut. Sederet pemain tak kuasa menahan air mata. Neymar Jr , Rodrygo, Richarlison, tampak mengusap air mata.

Sementara Antony matanya terlihat memerah. Dia bahkan menulis di akun Instagram-nya, bahwa menangis adalah salah satu cara dia meluapkan kesedihan usai Brasil gagal ke semifinal.

Baca Juga

Terlepas dari pemandangan Antony yang menangis sedih di lapangan, Antony rupanya sempat lakukan aksi kurang terpuji yang membuatnya dikecam fans Manchester United.

Saat melakoni laga melawan Kroasia di babak perempat final Piala Dunia 2022, Antony kedapatan memang melakukan ‘diving’ yang cukup memalukan.

Baca Juga

Alih-alih mendapatkan pelanggaran dari wasit saat tindakan itu dilakukan, wasit memutuskan untuk tetap melanjutkan pertandingan.

Beberapa pihak mengecam dan menyebut Antony seharusnya tidak melakukan tindakan tersebut. Selain itu, ada juga yang mengatakan bahwa Antony seharusnya mendapat kartu kuning.

Antony pun jadi pusat perhatian antara skuad Timnas Brasil. Banyak yang penasaran dengan sosok yang rupanya merupakan pengagum berat Cristiano Ronaldo.

Baca Juga

1. Masa Kecil Antony: Tinggal di Lingkungan Kriminal dan Ekonomi Pas-pasan

Antony saat laga Liga Inggris antara Everton vs Manchester United

Antony dulunya pernah tinggal di lingkungan padat penduduk di daerah Sao Paulo, Brasil yang bernama Favela.

Daerah tersebut merupakan daerah dengan kriminalitas yang tinggi dan dipenuhi para pengedar narkoba hingga komplotan geng beringas.

Hidup di Favela, mendengar suara-suara tembakan, kerusuhan antar geng, hingga beragam tindakan kriminal lain menjadi santapan sehari-sehari bagi Antony.

Sepak bola menjadi satu-satunya hobi yang disukai Antony untuk mengusir ketakutannya karena lingkungannya tersebut.

Namun, Antony dan keluarganya hidup dengan ekonomi serba pas-pasan sehingga untuk membeli sepatu sepak bola pun tak mampu.

Baca Juga

Meski demikian, kata dia, sepatu bukan penghalang untuk bermain sepak bola, bahkan meski tanpa sepatu ia mampu menggiring bola dengan baik.

“Dulu saya bermain tanpa alas kaki, kaki saya sering terluka karena kami tidak punya uang. Sejak kecil, kemampuan dribbling saya cukup baik, hal itu seolah anugerah dari tuhan untuk saya,” kata Antony dilansir dari Manutdnews.

Mengagumi Cristiano Ronaldo Sejak Lama

Antony, yang sinarnya semakin bersinar sejak membela Manchester United, selalu mengenang masa kecilnya yang tak pernah jauh-jauh dari sepak bola.

Besar di Sao Paulo, Brasil, Antony mengaku dulunya sangat mengagumi sosok kapten Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo.

Pemuda 22 tahun itu mengatakan hobinya bermain sepak bola sudah datang sejak masih anak-anak. Selain Ronaldo, sosok Ronaldinho hingga Neymar selalu jadi inspirasinya.

“Itulah naluri alami. (Saat bermain bola) saya menolak untuk menundukkan kepala kepada siapapun. Saya mempelajari semua trik dari para legenda. Ronaldinho, Neymar dan Cristiano Ronaldo. Saya biasa menonton mereka di YouTube,” ujar Antony, dikutip dari Manutdnews.

Baca Juga

Antony bahkan sempat mewujudkan mimpinya bisa bermain satu tim dengan Ronaldo. Dia direkrut Erik ten Hag untuk gabung Manchester United musim panas ini.

Sayangnya, kebersamaan Antony dengan idolanya tersebut hanya bertahan setengah musim saja karena Ronaldo dipastikan hengkang setelah Piala Dunia 2022.

Diketahui, eks pemain Real Madrid dan Juventus tersebut resmi berpisah dengan Setan Merah setelah membuat wawancara bom kepada Piers Morgan.

Baca Juga

2. Gagal Bertemu Ronaldo dan Portugal di Piala Dunia 2022.

Cristiano Ronaldo berjabat tangan dengan pelatih Fernando Santos usai pertandingan di Piala Dunia Qatar 2022. (Foto: REUTERS/Carl Recine)

Dengan tersingkirnya Brasil dari babak perempat final Piala Dunia 2022, Antony jadi tidak memiliki kesempatan untuk berhadapan langsung dengan Ronaldo dan Portugal sebagai musuh.

Ronaldo sendiri saat ini masih berjuang bersama Portugal di babak 8 besar. Portugal dijadwalkan akan menghadapi Maroko pada Sabtu (10/12/22) malam WIB.

Baca Juga

Namun, pelatih Fernando Santos enggan membocorkan apakah Cristiano Ronaldo bakal main sebagai starter di laga Maroko vs Portugal atau di bangku cadangan.

Sebelumnya, Ronaldo jadi cadangan ketika Portugal sukses menghajar Swiss 6-1 untuk mengamankan tiket perempat final Piala Dunia 2022.

Baca Juga

Ronaldo sendiri sudah membela Portugal sejak Piala Dunia 2006 dan jadi manusia pertama yang bisa mencetak gol di lima edisi Piala Dunia.

Piala Dunia 2022 diyakini juga menjadi kesempatan terakhir Cristiano Ronaldo coba membawa Portugal juara Piala Dunia mengingat usianya sudah 37 tahun.

Manchester UnitedCristiano RonaldoKroasiaPortugalBrasilPiala Dunia 2022Antony dos SantosTrivia Piala Dunia 2022

Berita Terkini