x

Pedas! Fakhri Husaini Sebut Seleksi Timnas Indonesia U-17 Cuma Lucu-lucuan PSSI

Senin, 14 Agustus 2023 19:55 WIB
Penulis: Martini | Editor: Juni Adi
Fakhri Husaini dan para pemain Timnas Indonesia U-16.

INDOSPORT.COM - Mantan pelatih timnas kelompok usia muda, Fakhri Husaini dengan sadis menyebut seleksi Timnas Indonesia U-17 untuk Piala Dunia U-17 2023 hanya lucu-lucuan PSSI.

Sebagaimana diketahui, beberapa waktu lalu PSSI menggelar seleksi pemain Timnas Indonesia U-17 di 12 kota besar. Padahal tim sudah mulai latihan di Senayan, Jakarta.

Baca Juga

Mayoritas pemain yang dipanggil untuk berlatih dan diboyong dalam laga uji coba internasional di Bali adalah jebolan Timnas Indonesia U-16 yang menjuarai Piala AFF U-16 2022.

Namun PSSI masih kekeuh ingin menggelar seleksi di 12 kota besar di Indonesia, bahkan mengunggah 8 kriteria yang harus dimiliki pemain jika ingin lolos ke skuad Garuda.

Mulai dari tinggi badan, kekuatan otot, mentalitas, disiplin, dan lain-lain. Padahal pemain hanya diminta untuk bermain dalam waktu singkat 2 x 20 menit.

Hal ini membuat Fakhri Husaini meradang. Bagaimana bisa PSSI temukan pemain yang sesuai kriteria hanya dengan memberikan jatah main 2 x 20 menit, bahkan kurang.

Baca Juga

"Sebelum seleksi, PSSI mengumumkan 8 kriteria yang harus dipenuhi oleh pemain agar mereka bisa masuk ke Timnas U-17, kriterianya nggak main-main loh," kata Fakhri Husaini.

"Saya ingin melihat bagaimana PSSI melakukan seleksi satu hari, tapi bisa menemukan delapan kriteria itu. Saya melihat ini tidak realistis untuk dicapai."

"Mau membentuk tim untuk ikut Piala Dunia, jangan pakai cara-cara seleksi yang begitu. Untuk piala tingkat kecamatan boleh lah kalian pakai cara seleksi seperti itu."

"Saya melihatnya untuk lucu-lucuan aja seleksi itu. Untuk apa ada seleksi lagi kalau kita sudah punya EPA," kritik Fakhri Husaini saat berbincang di Youtube Omah Balbalan.

Baca Juga

1. Fakhri Husaini Kritik Pedas PSSI

Mantan pelatih Timnas Indonesia kelompok usia muda, Fakhri Husaini.

Fakhri Husaini menganggap jika Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U-16 sebenarnya menjadi salah satu langkah yang paling efektif untuk mencari pemain Timnas U17.

Hanya saja, jalannya EPA juga tidak sesuai harapan. Kompetisi hanya bergulir tak lebih dari dua bulan dengan jadwal super padat, hingga pemain tidak konsisten di lapangan.

Baca Juga

"Elite Pro Academy, cuma saya nggak tahu elite-nya di mana, pro-nya di mana. Tetapi terlepas dari itu, minimal ini bisa dijadikan sumber pemain untuk Timnas U-17 ini," kata Fakhri.

Mantan pelatih Timnas U-16 itu mencium gelagat PSSI hanya menggelar seleksi di 12 kota untuk konten semata, terbukti dengan banyaknya drone dan kamera di lapangan.

"Yang saya lihat di lapangan (seleksi) itu, lebih ramai drone dimana-mana, kamera dimana-mana, seremonialnya juga luar biasa," kata pelatih asal Aceh tersebut.

"Kemudian ada kelucuan lagi. Saya melihat seleksi itu 20 menit kali dua. Saya mendapat informasi dari teman saya yang juga seleksi di daerah lain, di tempat kami cuma 1 x 25 menit."

Baca Juga

"Satu-satunya dari delapan kriteria itu yang bisa dilihat PSSI hanya tinggi badan, di luar itu dari mana mau lihat," tutur sang pelatih.

"Paling tidak ada 16 pemain eks Timnas U-16 yang juara Piala AFF. PSSI sudah punya 34 pemain akhirnya dibawa ke Bali, buat apa lagi seleksi di 12 kota," imbuhnya.

Fakhri Husaini bahkan berani blak-blakan menyebut PSSI sebagai pemberi harapan palsu alias PHP pada pemain muda, yang berharap bisa dipanggil ke Timnas U-17.

Di sisi lain, kompetisi sudah di depan mata. Perhelatan Piala Dunia U-17 2023 Indonesia akan dihelat mulai tanggal 10 November hingga 2 Desember 2023.

Baca Juga
PSSITimnas U-17Fakhri HusainiTimnas IndonesiaPiala Dunia U-17Berita Timnas IndonesiaTimnas Indonesia U-17

Berita Terkini