x

Kronologi Gagalnya Japhet Tanganga Gabung AC Milan Antonio Conte Dibawah-bawa

Sabtu, 21 Oktober 2023 06:46 WIB
Editor: Juni Adi
Japhet Tanganga berusaha mencari ruang untuk mengoper bola dalam pertandingan Piala FA antara Southampton vs Tottenham Hotspur, Sabtu (25/01/20) malam WIB.

INDOSPORT.COM - klub Liga Italia, AC Milan sempat hampir merekrut bek tangguh milik Tottenham Hotspur, Japhet Tanganga tetapi gagal karena Antonio Conte melarangnya.

Nama Japhet Tanganga mendadak muncul kembali jelang pembukaan bursa transfer musim dingin 2023, usai bek berusia 24 tahun itu kabarnya sudah tidak lagi dibutuhkan Tottenham Hotspur.

Baca Juga

Mendengar berita tersebut, nama AC Milan langsung dikaitkan dengan sang pemain seperti dilansir dari The Hard Tackle. Kebetulan, Rossoneri juga tengah memburu bek baru.

Pihak Tottenham sendiri sudah serius untuk membuang Tanganga di musim panas 2023 kemarin. Sebab, mereka butuh dana untuk membeli Tosin Adarabioyo dari Fulham.

Berdasarkan Transfermarkt, Tanganga memiliki harga jual yang sangat murah, yakni 7 juta euro. Ia sempat berada di titik jual 15 juta euro pada Desember 2021.

Meski demikian, AC Milan sendiri belum melakukan langkah apapun untuk menggaet sang pemain. Tetapi upaya nyata tim besutan Stefano Pioli untuk menggaetnya sempat terjadi di musim panas 2022 lalu.

Baca Juga

Hal itu diungkap oleh sang agen, Roberto De Fanti. Dilansir dari Sempre Milan, Tanganga sudah mencapai kata sepakat dengan dua klub Italia, salah satunya AC Milan.

Sayangnya, Antonio Conte yang merupakan pelatih Tottenham Hotspur kala itu memveto kesepakatan tersebut, sehingga Tanganga gagal pindah ke Serie A.

“Kedatangannya [ke Torino] dikaitkan dengan pintu keluar. Negosiasi dimulai saat [Alessandro] Buongiorno hendak berangkat ke Atalanta,” ungkap De Fanti via SpursWeb.

“[Davide] Vagnati selalu memiliki ketertarikan yang besar terhadap Tanganga, bek yang memulai debutnya bersama Mourinho dan juga bermain bersama Conte, yang memblokir transfernya ke AC Milan pada 2022," ujarnya.

Baca Juga

1. Japhet Tanganga Bisa Cocok di AC Milan

Japhet Tanganga berusaha mencari ruang untuk mengoper bola dalam pertandingan Piala FA antara Southampton vs Tottenham Hotspur, Sabtu (25/01/20) malam WIB.

Pada akhirnya Tanganga diputuskan untuk dipinjamkan ke klub Liga Jerman, Augsburg pada musim panas 2023 kemarin selama satu musim. 

Sayangnya hingga saat ini, pemain dari produk asli akademi Tottenham Hotspur tersebut belum juga kunjung mencatatkan penampilan musim ini, karena sering dibekap cedera.

Japhet Tanganga memang gagal bersinar bersama Tottenham Hotspur, tepatnya saat dirinya dilatih oleh Nuno Espirito Santo dan Antonio Conte.

Meski demikian, Tanganga tetap bisa tampil lebih baik di San Siro kalau AC Milan dan Stefano Pioli memberinya kesempatan menjadi starter.

Selain berperan sebagai bek tengah, Tanganga juga mampu diposisikan sebagai bek kanan. Posisi bek kanan inilah yang sekarang tengah dibutuhkan Milan.

Sebab, pemain mereka yang bernama Davide Calabria tengah mengalami cedera otot dan belum diketahui kapan bisa kembali tampil di lapangan.

Selain itu, permainan Tanganga sangat agresif. Hal ini diungkapkannya sendiri seperti dilansir dari Telegraph.

"Pemain dengan talenta besar akan menyulitkan Anda. Jadi, strategi saya adalah memastikan bahwa saya bisa mengejar mereka," ujarnya.

"Jangan beri kesempatan. Jangan beri ampun. Sebab kalau dia sudah berada di depan gawang (untuk mencetak gol), maka situasinya sudah sulit," tutupnya.

Berdasarkan komentarnya itu, bisa disimpulkan bahwa Tanganga merupakan pemain dengan tipikal man marking yang ketat.

Hal ini tentu sangat dibutuhkan AC Milan untuk berkembang. Sebaliknya, Tottenham bisa menyesal kalau benar-benar melepasnya.

Bursa TransferAC MilanLiga ItaliaJaphet Tanganga

Berita Terkini