x

Tiru AC Milan, 5 Bek Akademi Inter Ini Bisa Dipromosikan Buat Gantikan Bastoni

Sabtu, 2 Desember 2023 13:47 WIB
Editor: Subhan Wirawan
Aksi Simone Inzaghi di laga Inter Milan vs Salernitana (05/03/22). (Foto: REUTERS/Daniele Mascolo)

INDOSPORT.COM - Lini belakang rapuh usai cederanya dua bintang penting, Inter Milan bisa mempromosikan para bek muda dari akademinya berikut sebagai opsi tambahan.

Dilansir dari laman Sempre Milan, salah satu bek utama Inter Milan yakni Alessandro Bastoni dilaporkan menderita cedera pada kaki kanan, tepatnya bagian betis.

Baca Juga

Cedera betis tersebut dialami Alessandro Bastoni saat membela Timnas Italia pada jeda internasional terakhir.

Hal ini membuatnya absen dalam dua pertandingan terakhir kualifikasi Euro 2024 serta pertandingan bersama Inter Milan melawan Juventus yang berakhir imbang 1-1 pekan lalu.

Saking parahnya cedera tersebut, Alessandro Bastoni terancam absen dalam waktu lama termasuk saat melawan Napoli di matchday ke-14 Liga Italia 4 Desember 2023 mendatang.

Selain Alessandro Bastoni, lini pertahanan Inter Milan juga semakin rapuh lantaran Benjamin Pavard yang baru didatangkan musim panas kemarin juga alami cedera.

Baca Juga

Berbeda dengan Bastoni, cedera Pavard kabarnya jauh lebih serius dan berpotensi pulih hingga awal tahun depan.

Dengan kondisi lini belakang yang rapuh tersebut, Inter Milan mungkin bisa melirik para bek muda dari tim akademi mereka sebagai opsi rotasi di tengah padatnya jadwal.

Mengikuti jejak AC Milan yang lebih dulu mempromosikan pemain mudanya, Francesco Camarda pekan lalu, berikut INDOSPORT rangkum lima wonderkid Inter yang layak dipromosikan Inzaghi:

Tommaso Guercio
Nama pertama adalah Tommaso Guercio. Pemain berusia 18 tahun ini punya prospek cerah sebagai salah satu ball playing defender Inter Milan.

Dengan postur 186 cm, Tommaso Guercio tak cuma tangguh dalam menghentikan serangan lawan melainkan juga penguasaan bola yang mumpuni.

Tak heran jika Inzaghi sempat memanggilnya ke skuat utama Inter Milan musim ini meski hanya duduk sebagai pemain cadangan.

Baca Juga

1. Giacomo Stabile

Selebrasi Lautaro Martinez mencetak gol bersama rekan tim Marcus Thuram pada laga Serie A Italia di Stadion Allianz, Italia, Minggu (26/11/23). (Foto: REUTERS/Massimo Pinca)

Berikutnya ada Giacomo Stabile. Sama seperti nama pertama, bek kelahiran Milano ini juga punya kemampuan menahan bola yang baik.

Ditambah tinggi 187 cm, Giacomo Stabile lumayan tangguh dalam memutus bola udara serta piawai membaca serangan lawan.

Baca Juga

Andai diberi kesempatan, Giacomo Stabile bisa jadi penerus Pavard yakni central defender yang kokoh namun bisa melakukan penetrasi hingga setengah lapangan.

Yvan Maye
Masih berusia 17 tahun alias yang center back termuda di skuat Inter Milan Primavera musim ini, Yvan Maye punya kualitas sebagai palang pintu kokoh La Beneamata.

Terbukti Inter Milan Primavera belum pernah tersentuh kekalahan selama Yvan Maye tampil di berbagai ajang musim ini.

Total dari 7 pertandingan yang dijalani, Yvan Maye sukses membantu Inter Milan U19 tiga kali menang dan empat kali imbang. 

Baca Juga

Samo Matjaz
Dari ketiga nama yang telah disebutkan sebelumnya, Samo Matjaz layak berada di urutan teratas untuk mendapat debut di tim senior Inter Milan.

Pasalnya, pemain 19 tahun tersebut punya segala potensi untuk jadi bek berkualitas di Liga Italia dan Inter Milan wajib memberinya kesempatan.

Dengan postur 190 cm, Samo Matjaz bakal jadi pengganti sempurna Bastoni. Bek asal Slovenia ini juga punya kemampuan duel 1v1 yang baik, sehingga cocok menemani Acerbi di posisi bek tengah.

Saking vitalnya Matjaz di lini pertahanan Inter Milan Primavera, sang pemain sudah tampil sebanyak 12 pertandingan dengan mencetak satu gol musim ini.

Baca Juga

2. Aleksandar Stankovic

Federico Chiesa berusaha untuk merebut bola dari penjagaan Hakan Calhanoglu dan Henrikh Mkhitaryan pada laga Serie A Italia di Stadion Allianz, Italia, Minggu (26/11/23). (Foto: REUTERS/Massimo Pinca)

Terakhir adalah Aleksandar Stankovic. Sang kapten Inter Milan Primavera ini sejatinya merupakan gelandang bertahan, akan tetapi kemampuannya dalam membaca bola sangat cocok untuk ditempatkan sebagai center back.

Kualitas Aleksandar Stankovic pun sejatinya sudah dicium Simone Inzaghi musim lalu. Terbukti, pemain berdarah Serbia ini sudah 11 kali berada di skuat utama Inter Milan sebagai penghangat cadangan.

Di musim ini, Aleksandar Stankovic juga kembali mendapat panggilan ke tim senior Inter Milan meski belum sekalipun dapat jam terbang.

Kini dengan kondisi Inter Milan yang minus Benjamin Pavard dan Alessandro Bastoni, mungkin memberikan debut buat Aleksandar Stankovic bisa jadi salah satu alternatif.

Bursa TransferInter MilanLiga ItaliaBerita TransferAlessandro Bastoni

Berita Terkini