Drama Dua Pesepeda Telanjang yang Diserang Pengendara Mobil, Salah Siapa?
Colin juga mengaku bahwa ia sudah terbiasa dengan perilaku beberapa orang yang ketakutan sampai menelepon polisi, tapi ia tidak menyangka kalau ada yang sampai menyerangnya.
"[Penyerangan] itu sangat mengguncang kami. Secara fisik kami tidak terluka, tetapi itu membuat kami lebih berhati-hati lagi,” ujarnya.
Lelaki asal Adlington, Inggris, itu juga mengatakan bahwa polisi setempat saat ini sedang menangani insiden itu dengan serius, sehingga mereka mungkin akan mengajukan tuntutan jika pelakunya sudah ditemukan.
Seorang juru bicara dari Kepolisian Skotlandia juga sudah mengkonfirmasi bahwa ada penyelidikan yang sedang berlangsung atas insiden tersebut.
"Penyelidikan polisi sedang berlangsung setelah seorang pria berusia 52 tahun dan seorang wanita berusia 31 tahun yang mengendarai sepeda tandem,
Dengan sengaja ditabrak oleh sebuah mobil di A912 dekat Bridge of Earn sekitar jam 2 siang pada hari Senin tanggal 4 Juli,” bunyi pernyataan polisi itu.
Colin dan Sadie telah memulai perjalanan 50 mil per hari untuk mengumpulkan uang bagi badan amal kesehatan mental Mind and Rewilding Britain, yang bertujuan untuk mengatasi darurat iklim.
"Sebagai naturis yang menyukai hubungan dengan alam dan menghargai kesehatan mental, kami berpikir apa yang bisa kami lakukan untuk melakukan semacam aksi untuk meningkatkan kesadaran,” ujar Colin.
Rewilding sendiri diklaim telah menerima dukungan positif sejak pasangan ini memulai perjalanan mereka, dengan orang-orang memberi mereka makan dan tempat bermalam.
Meski begitu, apakah aksi ini memang bisa diterima dengan baik? Apakah membantu badan amal harus dengan melakukan sesuatu sambil telanjang? Tapi, apakah menyerang seseorang karena kita tidak menyukai mereka juga sesuatu yang diperbolehkan? Bagaimana pendapat kalian?