Apa Kabar Aghniny Haque? Taekwondoin Cantik yang ‘Dikecewakan’ hingga Hijrah ke Layar Lebar

Rabu, 31 Juli 2019 17:22 WIB
Penulis: Shintya Maharani | Editor: Arum Kusuma Dewi
© Shintya Anya Maharani/INDOSPORT
Aghniny Haque, atlet Taekwondo yang sukses merambah dunia perfilman Indonesia. Copyright: © Shintya Anya Maharani/INDOSPORT
Aghniny Haque, atlet Taekwondo yang sukses merambah dunia perfilman Indonesia.

INDOSPORT.COM - Sempat membela nama harum Indonesia di berbagai ajang internasional, nama Aghniny Haque terbukti bukanlah sosok yang asing di cabang olahraga Taekwondo Indonesia.

Berbagai pengalaman dan prestasi Aghniny antara lain SEA Games 2013 dengan medali perunggu, Kejuaraan Taekwondo Asia 2014 dengan medali perak, dan medali emas untuk tiga ajang bergengsi, yakni Hongkong Open, Thailand Open, dan Islamic Solidary Games (ISG) III.

Berkat seluruh pencapaiannya, wanita kelahiran 8 Maret 1997 ini berhasil mencapai pencapaian tertingginya menjadi peringkat 6 besar dunia dan diundang ke turnamen bergengsi kelas dunia Grand Prix ke Turki.

Namun sayangnya, pemain Timnas Taekwondo 2011-2016 ini harus rela berhenti dari karier gemilangnya karena terkena cedera parah pada kedua lututnya.

Setelah vakum menjadi atlet Taekwondo, alih-alih kembali berkecimpung di dunia yang telah membesarkan namanya tersebut, justru Nin, sapaannya mencoba peruntungannya di dunia hiburan sebagai aktris layar lebar. Lantas, bagaimana kisahnya? Berikut penuturan Aghniny kepada INDOSPORT.

“Sebelumnya saya memang dari dulu pengin banget main film action, dan waktu kena degradasi dari Timnas Taekwondo pada 2016 setelah lima tahun di sana, tepatnya saat recovery cedera lutut, eh  tiba-tiba ada tawaran bermain di film Wiro Sableng."

"saya pikir tadinya bohong ternyata beneran,” ujar pemeran tokoh Rara Murni di film Wiro Sableng 212 ini secara khusus kepada INDOSPORT.

“Sebenarnya dari pihak taekwondo Indonesia mengeluarkan saya hanya untuk istirahat (cedera) saja, eh tahu-tahu didepak. Sakit hati sih ya setelah bertahun-tahun mengorbankan segalanya malah begini. Tapi ternyata setelah seleksi alam saya di sini, jadi main film ini sudah jadi rezeki saya sekarang,” ungkapnya gamblang.

Tidak rela melepaskan titel sebagai Atlet Taekwondo

Sakit hati Aghniny karena didepak dari Timnas Taekwondo Indonesia berawal dari persoalan cedera yang sedang dialaminya.

Terdapat perbedaan pendapat, di mana pihak pengurus Taekwondo Indonesia menawarkan Aghniny untuk operasi di Indonesia saja, sedangkan Aghniny menolak dan meminta untuk menunggu sampai bisa melakukan operasi di Filipina.

“Sakit hatinya ke pengurusnya aja sih, cuma kalau ke Taekwondonya saya tetap cinta.”

“Saya masih penasaran banget soalnya (dengan Taekwondo), saya penginnya bisa sembuh total. Saya bangga banget jadi atlet taekwondo Indonesia,” ujarnya dengan antusias

Bahkan, ketika ditanya oleh INDOSPORT ia kini masih seorang atlet atau bukan, dengan penuh percaya diri Aghniny menjawab dengan tegas.

“Kayaknya gue masih atlet deh,” ucapnya.

Demi mempertahankan kariernya sebagai seorang atlet, meskipun cedera lututnya belum sembuh total Aghniny mengungkapkan bahwa akan maju sebagai perwakilan Bali di Pra PON XX pada akhir tahun ini.

“Ke depannya pasti saya bakal tetap kasih kontribusi yang terbaik untuk perfilman Indonesia dan kalau masih dikasih kesempatan untuk jadi atlet Taekwondo di Bali, pastinya saya akan siap untuk membela Bali,” harapnya sembari tersenyum lebar.