Tyson Fury Dedikasikan Pertarungannya untuk Penderita Gangguan Jiwa

Senin, 3 Desember 2018 13:00 WIB
Penulis: Nadia Riska Nurlutfianti | Editor: Yohanes Ishak
 Copyright:

INDOSPORT.COM – Petinju kelas kakap, Tyson Fury, diam-diam pernah mengalami gangguan jiwa dan memberikan pesan inspirasional kepada orang yang memiliki masalah kesehatan mental.

Petinju yang berjuluk ‘Raja Gyspy’ itu ternyata telah berjuang melawan depresi dan terbebas dari kecanduan minuman berakohol serta obat-obatan terlarang.

Tyson yang telah berduel dengan Deontay Wilder pada perebutan sabuk juara dunia kelas berat WBC yang dihelat di Staples Center, Los Angeles, Minggu (02/12/18) kemarin, meski berakhir dengan imbang ia mendedikasikan diri untuk para penyintas gangguan jiwa di seluruh dunia.

"Ini adalah comeback ikonik, bukan? Setelah dua setengah tahun keluar ring, saya mengalami masalah kesehatan mental,” kata Tyson dilansir dari laman olahraga asal Inggris, Sun Sports.

"Saya baru saja menunjukkan dunia malam ini, dan semua orang yang menderita masalah kesehatan mental, anda bisa melawannya dan mendapatkan diri sendiri. Semua orang di luar sana yang memiliki masalah yang sama, saya melakukan hal ini untuk Anda,”

"Kamu tahu yang sebenarnya. Semua orang tahu aku memenangkan pertarungan itu. Dan jika saya dapat bangkit, maka kalian juga bisa. Jadi bangunlah, lupakan saja dan ayo lakukan. Cari bantuan, dan mari kita lakukan bersama sebagai satu tim. Saya melakukannya untuk kalian,” tutupnya.

Di akhir laga WBC, Juri Alejandro Rochin memberikan nilai 115-111 untuk Wilder, juri Robert Tapper memberikan nilai 114-110 untuk Fury, dan Phil Edwards memberikan nilai 113-113 sehingga pertarungan berakhir seri.

Alhasil, keduanya sama-sama mempertahankan catatan tak terkalahkannya di kelas berat. Namun, Wilder tetap mengangkat sabuk juara WBC karena dia adalah pemenang turnamen sebelumnya.

Ikuti Terus Berita Sepak Bola dan Berita Olahraga Lainnya Hanya di INDOSPORT.COM