In-depth

Chris John: Kisah Dramatis ‘The Dragon’ Juara Dunia WBA Satu Dekade Lalu

Jumat, 11 Januari 2019 16:01 WIB
Penulis: Luqman Nurhadi Arunanta | Editor: Lanjar Wiratri
© boxingscene.com
Chris John saat menghadapi Simpiwe Vetyeka, 6 Desember 2013 Copyright: © boxingscene.com
Chris John saat menghadapi Simpiwe Vetyeka, 6 Desember 2013
Selepas Gantung Sarung Tinju

Tidak ada yang abadi. Chris John juga punya masa untuk berhenti. Masa tersebut datang ketika pertandingan perebutan juara dunia kelas bulu bertajuk ‘Dragon Fire: World Championship Boxing’ pada 6 Desember 2013.

Chris John bertarung melawan petinju asal Afrika Selatan, Simpiwe Veteyka. Ia akan mempertahankan gelar juara untuk ke-19 kalinya.

Namun demikian, angka 18 dan satu dekade menjadi kelipatan yang mengerikan bagi Chris John. Ia kalah dan kehilangan gelarnya.

Chris John akhirnya pensiun setelah kehilangan gelarnya. Kehidupannya beralih ke sisi ring melalui Indonesia Boxing Championship (IBC) untuk membantu melahirkan petinju-petinju berbakat Indonesia.

"Saya harap bisa menemukan bakat-bakat yang memang kurang tergali. Mudah-mudahan dengan adanya event ini kita akan bisa melihat bakat itu. Kita akan memolesnya lagi, lalu diarahkan untuk menuju menjadi juara,” papar Chris John kepada INDOSPORT disela acara IBC pada tahun 2016 silam.

Karier Chris John tidak stagnan di dunia tinju. Ia turut merambah dunia politik untuk memperjuangkan misi mulianya, terutama dunia olahraga yang membesarkan namanya.

Sempat bergabung dengan Partai Demokrat sejak Februari 2018 lalu, ia kini akan maju sebagai calon legislatif (caleg) untuk 2019 mendatang bersama Partai Nasional Demokrat (Nasdem).

Ikuti Terus Berita Tinju dan Olahraga Lainnya di INDOSPORT.COM

IDS Emoticon Suka
Suka
50%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
50%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%