Pria Tertinggi Kedua di Dunia Bawa Iran Juara Paralimpiade Tokyo 2020
Morteza Mehrzad mulai bermain setelah pelatih Iran bernama Hadi Rezaeigarkani menghubunginya usai menonton sang pemain dalam sebuah program televisi tentang kelainan fisik.
Mehrzad pun mulai terjun ke olahraga ini sembilan tahun lalu dan menjalani debut internasionalnya lima tahun lalu.
Ia memiliki acromegaly, sebuah kondisi di mana tubuh seseorang memproduksi terlalu banyak hormon pertumbuhan. Biasanya Mehrzad harus menggunakan kruk atau kursi roda setelah mencederai panggulnya setelah kecelakaan sepeda. Kini kaki kanannya lebih pendek enam inci dibanding kaki kiri.
“Karena kelemahan itu, saya sangat depresi. Saya merasa seperti dipenjara. Saya takut keluar karena penampilan saya. Saya tak bisa membayangkan masa depan untuk diri sendiri. Namun voli duduk memiliki dampak besar terhadap hidup saya,” tutur Mehrzad, dikutip dari laman resmi Paralimpiade.