x

Masih Ada Jojo dan Ginting, Lee Chong Wei: Persaingan Malaysia Open 2023 Tetap Panas Tanpa Momota

Minggu, 8 Januari 2023 16:31 WIB
Penulis: Nadia Riska Nurlutfianti | Editor: Isman Fadil
Lee Chong Wei menyebut Malaysia Open 2023 tetap panas meski tanpa Kento Momota, karena ada kehadiran Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting.

INDOSPORT.COM – Legenda tunggal putra, Lee Chong Wei menyebut persaingan Malaysia Open 2023 tetap panas meski tanpa Kento Momota, karena masih ada kehadiran dua wakil Indonesia Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting.

Malaysia Open 2023 baru akan berlangsung pada 10-15 Januari mendatang, namun serentetan kabar mengejutkan sudah mewarnai jelang turnamen BWF Super 1000 tersebut.

Salah satunya ialah kabar tunggal putra asal Jepang sekaligus mantan nomor satu dunia, Kento Momota memutuskan mundur dari ajang yang berlangsung di Axiata Arena ini.

Melansir dari laman Badspi.jp, Momota memutuskan absen dari Malaysia Open 2023 karena mengalami influenza maka mau tak mau harus mundur dari turnamen tersebut.

Mundurnya Momota pun menarik atensi sejumlah pihak termasuk Lee Chong Wei selaku legenda tunggal putra asal Malaysia.

Baca Juga

Jika berbagai pihak menyayangkan mundurnya Momota, namun berbeda dengan Lee Chong Wei. Ia mengatakan bahwa turnamen Super 1000 tersebut persaingannya akan tetap panas meski tanpa kehadiran Kento Momota.

Hal tersebut bukan tanpa alasan, sang legenda mengatakan bahwa pemain yang ada di peringkat 10 besar dalam ranking BWF termasuk Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting akan tetap bermain.

Baca Juga

“Meskipun terdengar mengecewakan bagi para penggemarnya yang tidak akan melihatnya bermain, saya tidak berpikir ketidakhadiran Momota akan membuat banyak perbedaan dalam kompetisi ini,” kata sang legenda.

“Semua pemain yang saat ini berada di peringkat 10 besar dunia akan tetap bertanding,” tambahnya, dilansir dari The Stars.

Jika menilik dari ucapan Lee Chong Wei, semua wakil tunggal putra yang berada di peringkat 10 besar memang mengikuti ajang Malaysia Open 2023 termasuk Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting. Sementara Kento Momota sendiri kini terdampar di peringkat ke-16.

Baca Juga

1. Persaingan Sengit Bakal Terjadi di Malaysia Open 2023

Jonatan Christie tunggal putra Indonesia. (Foto: PBSI)

Ditundanya comeback Kento Momota tentu membuat para penggemarnya sekaligus Badminton Lovers cukup sedih.

Sebab, penampilannya sangat dinantikan. Apalagi tunggal putra berusia 28 tahun tersebut sudah absen sejak terakhir tampil di Japan Open 2022 pada 30 Agustus hingga 4 September kemarin.

Selain itu, Momota mengakhiri musim 2022 dengan cepat lantaran hasil buruk yang diraihnya sepanjang tahun lalu. Bayangkan saja, pada 2022, dia terdepak dalam delapan turnamen di babak 32 besar.

Menurunnya performa pun membuat Momota sudah dianggap tak menjadi rival sengit lagi. Apalagi munculnya kuda hitam sekaligus rising star asal Jepang, Kodai Naraoka.

Kodai Naraoka, yang awalnya namanya masih terdengar asing pun kii menjadi kejutan dengan merangsak ke peringkat tujuh dunia dalam ranking BWF.

Baca Juga

Meski demikian, Lee Chong Wei berpendapat bahwa Kodai Naraoka belum bisa menjadi penantang gelar juara di Malaysia Open 2023.

“Saya rasa tidak. Saya merasa bahwa pemain Jepang lainnya dapat mencapai perempat final atau semifinal. Namun saya tak berpikir mereka dapat memperebutkan gelar,” jelasnya.

Baca Juga

Di sisi lain, adanya unfreeze ranking juga membuat persaingan semakin sengit terutama di papan atas ranking BWF.

Tercatat, penghuni lima besar (kecuali Axelsen) memiliki jarak poin yang tipis yakni Lee Zii Jia di peringkat kedua, Jonatan Christie (3), Anthony Sinisuka Ginting (4) dan Chou Tien Chen (5).

Maka persaingan di Malaysia Open 2023 akan sangat sengit, apalagi musim ini juga sebagai penanda dimulainya perburuan Olimpiade Paris 2024 sehingga para pebulutangkis harus mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya.

Baca Juga
Lee Chong WeiAnthony Sinisuka GintingJonatan ChristieKento MomotaAnthony GintingBerita BulutangkisMalaysia Open 2023

Berita Terkini