Pelatih Persija Sempat Mengira Choirul Huda Tidak akan Meninggal Pasca Benturan

  • Pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra Teco tidak mengira kiper Persela Lamongan, Choirul Huda akan meninggal setelah mengalami benturan di atas lapangan.
  • Teco turut bersedih atas kepergian Huda untuk selama-lamanya.
Senin, 16 Oktober 2017 19:37 WIB
Penulis: Muhammad Adiyaksa | Editor: Cosmas Bayu Agung Sadhewo
© Media Persija
Pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra Teco. Copyright: © Media Persija
Pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra Teco.

Persija Jakarta ikut sedih atas berpulangnya kiper Persela Lamongan, Choirul Huda. Setelah beberapa penggawanya berduka, kali ini giliran sang pelatih, Stefano Cugurra Teco.

Arsitek berusia 43 tahun tersebut tidak menyangka Huda akan meninggal setelah mengalami kejadian yang mengerikan dengan rekan setimnya, Ramon Rodrigues. Teco mengaku menonton melalui televisi insiden yang menyebabkan Huda wafat.

“Kasihan dan sedih saya melihatnya. Saya menonton pertandingan (di televisi). Saya tahu insiden tersebut pasti membuat Huda bermasalah,” ucap Teco dalam rilis yang diterima INDOSPORT, Senin (16/10/17).

“Tapi, saya pikir (Huda) tidak meninggal. Kasihan sekali dia,” kata mantan asisten pelatih Persebaya Surabaya itu.

Choirul Huda, kiper Persela Lamongan. Copyright: Twitter/@RepShareChoirul Huda, kiper Persela Lamongan.

Sebelumnya, penyerang Persija, Rudi Widodo juga turut larut dalam kepedihan mendengar kabar meninggalnya Huda. Apalagi, Rudi juga pernah lama satu tim dengan mendiang kiper berusia 38 tahun tersebut.

“Huda orangnya sangat baik sekali dan selama satu tim dengan saya di Persela dulu, dia disegani oleh teman-teman yang lain,” buka Rudi ketika dihubungi INDOSPORT.

Rudi ingat betul tiga hal yang terpancar dari sosok Huda. Apalagi, ia cukup lama membela Persela dan bermain bersama Huda. Dari 2011 sampai 2014.

“Dedikasinya untuk klub sangat tinggi. Dia juga mudah bergaul serta sangat disiplin,” pungkas mantan pemain Persis Solo itu.