Liga 1

Persipura Persembahkan Kemenangan atas Persija untuk Choirul Huda

  • Persipura Jayapura menang telak atas Persija Jakarta dengan skor 3-0.
  • Boaz Solossa dkk pun mempersembahkan kemenangan ini untuk mendiang Choirul Huda.
Rabu, 18 Oktober 2017 21:25 WIB
Editor: Arum Kusuma Dewi
© persipurapapua1963
Para pemain Persipura Jayapura melakukan selebrasi dengan menunjukan kaus no 1 milik Choirul Huda. Copyright: © persipurapapua1963
Para pemain Persipura Jayapura melakukan selebrasi dengan menunjukan kaus no 1 milik Choirul Huda.

Persipura Jayapura sukses mengemas tiga poin penuh kala menjamu Persija Jakarta di Stadion Mandala, Rabu (18/10/17). Adalah sang kapten Boaz Solossa yang menjadi aktor utama keperkasaan Mutiara Hitam dalam laga Gojek Traveloka Liga 1 pekan ke-30 ini.

Boaz membobol gawang Macan Kemayoran yang dijaga Andritany Ardhiyasa di menit 64, 85, dan 88. Ada pemandangan mengharukan saat pentolan Timnas Indonesia tersebut selesai mencetak gol pertamanya.

Boaz tampak tak melakukan selebrasi berlebihan. Ia hanya berlari kecil dan berhenti di dekat bendera sudut di pinggir lapangan. Ditemani beberapa pemain lain, ia membentangkan baju kuning bernomor punggung 1 yang bertuliskan C Huda. Baju itu dibentangkannya di depan tribun penonton.

Sementara itu, Addison Alves juga mendampingi sang kapten tim. Saat Boaz membentangkan baju kuning, Addison mengangkat bagian depan jersey-nya. Tampak kaos dalam putih yang ia kenakan itu bertuliskan ‘Selamat Jalan Amigo (teman) C. Huda’.

Addison sendiri pernah dekat dengan Choirul Huda. Keduanya pernah bersama-sama membela Persela Lamongan pada musim 2014-2015. Sementara Boaz pernah bersama-sama Huda saat membela Timnas Indonesia.

Sebelum memulai laga, para pemain Persipura dan Persija sama-sama mengenakan seragam berwarna kuning saat memasuki lapangan. Seragam tersebut bertuliskan nama serta nomor punggung milik Choirul Huda.

Kedua kesebelasan juga melakukan aksi hening selama satu menit untuk mengenang almarhum. Aksi ini sedikit membawa laga tersebut dalam suasana haru di awal pertandingan.

Mendiang Huda meninggal dunia setelah mengalami trauma pada dada, leher, dan kepalanya setelah bertabrakan dengan rekan setimnya, Ramon Rodrigues pada partai kontra Semen Padang, Minggu (15/10/17). Kiper berusia 38 tahun ini wafat selang beberapa jam setelah insiden tersebut.