Liga 2

Pelatih PSIS Ingatkan Pasukannya Waspadai Persebaya

  • PSIS Semarang akan menghadapi Persebaya Surabaya di laga perdana babak 8 besar Liga 2.
  • Pelatih PSIS mengingatkan pasukannya untuk tidak menganggap enteng lawan.
Selasa, 14 November 2017 21:35 WIB
Penulis: Arif Rahman | Editor: Arum Kusuma Dewi
© Arif Rahman/INDOSPORT
Konferensi pers Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang. Copyright: © Arif Rahman/INDOSPORT
Konferensi pers Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang.

Pelatih PSIS Semarang, Subangkit menginstruksikan pasukannya untuk tidak menganggap enteng tim lawan yang akan dihadapi pada Babak 8 Besar Liga 2 Grup Y. Karena menurutnya, seluruh tim yang bersaing di fase ini semuanya memiliki kualitas. 

PSIS sendiri di bergabung di Grup Y bersama Persebaya Surabaya, PSPS Riau, dan PS Mojekerto Putera. Lawan perdana tim berjuluk Mahesa Jenar ini adalah Persebaya, mereka akan bertarung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Rabu (15/11/17) sore pukul 15.00 WIB.

Subangkit menambahkan, menjelang pertandingan perdana ini pihaknya sudah mempelajari kekutan tim lawan dan sudah mempersiapkan strategi untuk mengatasi tim kebanggaan Bonek ini.

"Kita yang masuk 8 besar ini dan kita yang di sini 4 tim semuanya punya kualitas. Saya pelatih PSIS menganggap mereka tim bagus, tentunya dari segi taktik saya kira coach dari semuanya sudah cari tahu baik itu lewat Youtube atau lainnya," kata Subangkit di Hotel Shakti, Kota Bandung, Selasa (14/11/17).

Pelatih PSIS Semarang, Subangkit. Copyright: Ghozi El Fitra/INDOSPORTPelatih PSIS Semarang, Subangkit.

Mantan pelatih Sriwijaya FC dan Mitra Kukar ini menambahkan, anak asuhnya sudah sempat berhadapan dengan Persebaya, namun menurutnya tim Bajul Ijo saat ini mengalami perubahan yang cukup signifikan. 

Sehingga pada pertandingan nanti, pihaknya akan menginstruksikan pasukannya untuk bekerja keras dan tidak menganggap enteng lawan, agar target meraih kemenangan pada pertandingan perdana bisa terealisasikan. 

"Kita sudah dua kali lawan Persebaya, tapi setelah itu mereka banyak perubahan, mungkin hampir 40 sampai 50 persen," tegasnya.