x

Mengenal Francis Uzoho, Kiper Omonia yang Nyaris Kubur Mimpi Indah Manchester United

Jumat, 14 Oktober 2022 13:05 WIB
Penulis: Antonius Wahyu Indrajati | Editor: Nugrahenny Putri Untari
Kisah Francis Uzoho, kiper Omonia yang nyaris buat klub idolanya, Manchester United, mengalami mimpi buruk di Liga Europa 2022/23. Foto: REUTERS/Phil Noble.

INDOSPORT.COM – Berikut kisah Francis Uzoho, kiper Omonia yang nyaris buat klub idolanya, Manchester United, mengalami mimpi buruk di Liga Europa 2022/23.

Sebagaimana diketahui, Manchester United sukses mempertahankan reputasi mereka usai menang tipis atas Omonia dengan skor 1-0, Jumat (14/10/22) dini hari WIB.

Baca Juga

Gol telat dari Scott McTominay di menit ke-90+2, sukses membawa Setan Merah mengamankan tiga kemenangan secara beruntun di Liga Europa musim ini.

Berkat kemenangan tersebut, tim besutan Erik ten Hag saat ini berada di peringkat dua klasemen Grup E dengan selisih tiga poin dari Real Sociedad.

Di pertandingan Manchester United vs Omonia, Cristiano Ronaldo, Antony dan Marcus Rashford tampil kurang maksimal karena tak mampu memanfaatkan sejumlah peluang.

Baca Juga

Jika ditotal secara keseluruhan, ketiga pemain tersebut telah kehilangan lima peluang emas untuk mendapatkan gol lebih banyak.

Selain itu, Manchester United juga tampil cukup dominan. Mereka mencatatkan 34 tembakan dengan 13 di antaranya berhasil menuju ke arah gawang.

Salah satu faktor kegagalan Manchester United mencetak lebih banyak gol pada pertandingan tersebut adalah kehadiran Francis Uzoho.

Baca Juga

Francis Uzoho tampil begitu cemerlang pada laga kontra tim idolanya tersebut. Penjaga gawang Omonia itu mampu menggagalkan 12 peluang emas Manchester United.

Berikut INDOSPORT akan mengulas perjalanan Francis Uzoho, kiper Omonia yang nyaris membuat Manchester United mengalami mimpi buruk di Liga Europa 2022/23.


1. Catatan Uzoho dalam Laga Kontra Manchester United

Aksi penjaga gawang Omonia, Francis Uzoho, saat menyelamatkan gawang dari pemain Manchester United, Cristiano Ronaldo. Foto: REUTERS/Phil Noble.

Pemain kelahiran Nigeria berusia 23 tahun, Francis Uzoho, sejatinya bukanlah kiper utama Omonia.

Dalam pertandingan di Liga Europa musim ini, ia baru bermain sebanyak dua kali meskipun penampilannya begitu cemerlang.

Baca Juga

Pada laga Manchester United vs Omonia, Uzoho bermain selama 90 menit yang berarti ini menjadi kala pertama bagi dirinya memulai pertandingan sejak awal.

Sebelum terjadinya gol dari Scott McTominay, Francis Uzoho mampu menyelamatkan sejumlah peluang dari pasukan Erik ten Hag.

Uzoho juga mampu membuat Marcus Rashford dan Antony sebagai pencetak gol terbanyak merasa frustrasi.

Baca Juga

Sejak babak pertama, Uzoho sudah mampu menepis enam tembakan dari sejumlah pemain Manchester United.

Memasuki babak kedua, Francis Uzoho lagi-lagi menjadi tembok terakhir bagi Omonia setelah menggagalkan enam peluang lainnya.

Lewat pertandingan tersebut, kiper asal Nigeria itu mampu menyelamatkan 12 tembakan, termasuk sembilan dari dalam kotak penalti.

Dia juga cukup ahli dalam menyapu bola serta memenangkan duel-duel udara tanpa melakukan pelanggaran.

Baca Juga

Selain itu, Uzoho juga aktif terlibat dalam proses membangun serangan lewat umpan lambung yang ia berikan sebanyak 32 kali.

Dengan catatan tersebut, tak pelak jika Francis Uzoho dinobatkan sebagai pemain terbaik pada pertandingan Liga Europa 2022/23 melawan Manchester United.


2. Kisah Menarik Francis Uzoho

Aksi penjaga gawang Omonia, Francis Uzoho, saat menyelamatkan gawang dari pemain Manchester United, Cristiano Ronaldo. Foto: REUTERS/Phil Noble.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, jika Francis Uzoho merupakan seorang pemain berusia 23 tahun yang berasal dari Nigeria.

Memulai karier sebagai pesepak bola, Uzoho bergabung dengan Campos FA pada awal Juli 2013, hingga direkrut oleh Aspire Football Dreams di usia 14 tahun.

Baca Juga

Berangkat dari sana, penjaga kelahiran Nigeria itu mendapat panggilan untuk bergabung dengan akademi Deportivo de La Coruna.

Berhasil menembus tim senior, Francis Uzoho justru dipinjamkan ke Elche untuk menjejaki pengalaman bermain di LaLiga pada usia 19 tahun.

Sayangnya, Francis Uzoho hanya bertahan selama lima bulan sebelum kembali ke Deportivo. Ia lalu dipinjamkan ke salah satu klub asal Siprus, Anorthosis Famagusta.

Baca Juga

Lagi-lagi, musimnya di liga Siprus tak bertahan lebih dari lima bulan. Alhasil ia kembali ke klub lamanya, Deportivo de la Coruna.

Francis Uzoho kemudian dipinjamkan ke Omonia Nikosia pada awal Juli 2019. Setelah menghabiskan satu musim bersama klub baru, dirinya justru dipulangkan ke Deportivo.

Sebelum pada akhirnya APOEL FC sebagai rival Anorthosis Famagusta memutuskan untuk membeli Francis Uzoho pada pertengahan Juli 2020.

Baca Juga

Tapi, Uzoho justru tidak mendapatkan perpanjangan kontrak, sehingga membuat Omonia Nikosia mengambil langkah untuk mendapatkannya secara gratis.

Pada musim 2021/22, Francis Uzoho hanya mendapatkan kesempatan bermain sebanyak 16 kali dengan jumlah kebobolan sebanyak 24 kali dan clean sheet empat kali.

Sementara pada musim ini, Francis Uzoho baru melakoni tiga pertandingan di seluruh kompetisi bersama Omonia dan kebobolan empat gol, termasuk gol tunggal dari Manchester United di laga Liga Europa semalam.

Manchester UnitedLiga EuropaBerita Liga EuropaOmonia

Berita Terkini