Berkat Asian Games 2018, 2 Atlet Anggar Korsel Bebas Wamil

Jumat, 24 Agustus 2018 12:25 WIB
Penulis: Nugrahenny Putri Untari | Editor: Ivan Reinhard Manurung
© Getty Images/Suhaimi Abdullah
Atlet anggar asal Korea Selatan, Gu Bon-gil Copyright: © Getty Images/Suhaimi Abdullah
Atlet anggar asal Korea Selatan, Gu Bon-gil

INDOSPORT.COM - Atlet anggar Korea Selatan (Korsel), Gu Bon-gil, mengaku bahagia dapat menepati janji kepada rekannya, Oh Sang-uk, untuk membantunya meraih pengecualian wajib militer, setelah Gu berhasil mengalahkan Oh pada kategori perseorangan, Senin (20/08/18) lalu.

Meski mendapatkan medali emas, ada sedikit ganjalan dalam hati Gu lantaran ia harus menang dari rekan senegaranya sendiri. Ia bahkan merasa tidak enak lantaran seolah telah mengandaskan kesempatan Oh untuk terbebas dari panggilan wajib militer.

Untuk diketahui kembali, Korsel memberikan pengecualian wajib militer bagi para atletnya yang berhasil meraih medali Olimpiade atau medali emas Asian Games. Gu sendiri sebenarnya sudah dapat terbebas dari wamil lantaran telah memenangkan medali emas saat Olimpiade London 2012.

Gu pun berjanji kepada Oh untuk berusaha semaksimal mungkin pada kategori beregu agar Oh juga mendapatkan medali emas Asian Games 2018. Harapan Gu pun menjadi kenyataan setelah tim beregu putra Korsel berhasil meraih tempat pertama pada hari Kamis (23/08/18).

“Saya menanggung banyak beban sejak pertandingan individual. Sekarang saya sangat bahagia untuk Sang-uk,” kata Gu seperti diberitakan Yonhap News.

Gu juga mengatakan bahwa dirinya sempat tertekan. Akan tetapi, melihat Oh bermain baik meski dengan beban yang jelas lebih berat darinya, Gu akhirnya sadar dan dapat menguasai diri.

“Saya yakin Sang-uk lebih tertekan dari saya tapi dia bermain dengan bagus. Itu membuat segalanya lebih mudah bagi saya. Para pemain lain meminta saya untuk lebih tenang dan bermain sesuai rencana. Saya mencoba berteriak lebih banyak untuk melepaskan tensi,” ujarnya lagi.

Bicara soal kesuksesan tim anggar putra Korsel yang kini menempati ranking satu dunia, Gu mengatakan komunikasi adalah kuncinya. Ia mengaku komunikasi berjalan baik meski ada jarak usia yang cukup besar antarpemain. Mereka juga tidak sungkan untuk saling memberikan saran.

 

A post shared by INDOSPORT.com (@indosportdotcom) on

Ikuti Terus Berita Sport dan Asian Games 2018 hanya di INDOSPORT.