eSports

Pemuncak Grup, Indonesia Gagal jadi Juara Dunia eSports Tekken 7

Senin, 16 Desember 2019 13:21 WIB
Penulis: Martini | Editor: Cosmas Bayu Agung Sadhewo
© steam
Meski sukses menjadi pemuncak grup eSports World Championship 2019, namun Adriyanshay Jusuf dari Indonesia gagal jadi juara dunia eSports Tekken 7. Copyright: © steam
Meski sukses menjadi pemuncak grup eSports World Championship 2019, namun Adriyanshay Jusuf dari Indonesia gagal jadi juara dunia eSports Tekken 7.

INDOSPORT.COM – Indonesia berpartisipasi dalam eSports World Championship 2019 yang diselenggarakan oleh International eSports Federation di Seoul, Korea Selatan. Namun, dari nomor Tekken 7 yang diwakili oleh Muhammad Adriyansyah Jusuf (MEAT) gagal di babak playoffs.

Usai membela Indonesia di cabang olahraga elektronik (eSports) di SEA Games 2019, Muhammad Adriyansyah Jusuf langsung bertolak ke Korea guna mengikuti eSports World Championship 2019.

Ia menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang lolos ke fase kualifikasi, meski juga harus tergabung dalam grup neraka yang dihuni oleh Australia, Rusia, Swiss, dan Argentina.

Beruntung, Adriyansyah Jusuf berhasil menjadi pemuncak klasemen grup H dalam babak kualifikasi, dan melaju ke babak 16 besar. Berhadapan dengan wakil Thailand, ia akhirnya tumbang dan gagal meraih titel juara dunia eSports Tekken 7.

© International eSports Federation
Playoffs Tekken 7 di International eSports Federation Copyright: International eSports FederationPlayoffs Tekken 7 di International eSports Federation

“Indonesia hanya sampai ke putaran 16 besar setelah kalah dari Thailand dengan skor 3-4. Sebetulnya ini hasil yang di bawah perkiraan, karena target awal adalah minimal masuk ke delapan besar,” jelas Adriyansyah Jusuf kepada awak redaksi berita olahraga INDOSPORT.

Setelah gagal meraih medali emas di SEA Games 2019, kemudian juga tumbang di babak playoffs eSports World Championship 2019, kini Adriyansyah mengaku akan melakukan evaluasi dan terus berlatih Tekken 7.

“Soal evaluasi tergantung federasi, nanti ada dari IESPA,” tukasnya.

Namun tak perlu khawatir, karena Indonesia masih akan terus berpartisipasi dalam sejumlah agenda eSports internasional. Dalam waktu dekat, akan ada kompetisi e-Masters Shenzen 2020 yang mempertandingkan game Arena of Valor (AOV), PES 2020 dan League of Legends.

Kompetisi e-Masters Shenzen 2020 akan dilangsungkan di Bangkok, Thailand, pada Januari 2020 mendatang. Saat ini IESPA selaku federasi eSports nasional tengah melakukan seleksi pemain yang akan dikirimkan ke Bangkok untuk mengikuti ajang tersebut.