Tjanting Funday Run 5K, Event Lari Sekaligus Lestarikan Budaya Bangsa

Rabu, 10 Agustus 2016 09:53 WIB
Editor: Ramadhan
 Copyright:

Menyambut hari batik nasional yang jatuh pada tanggal 2 Oktober 2016 mendatang, Yayasan Batik Indonesia akan mengelar event lari bertajuk Tjanting Funday Run 5K.

Kegiatan yang akan berlangsung di Plaza Selatan, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta tersebut ingin mengajak masyarakat untuk berolahraga dan sekaligus menanamkan kesadaran untuk menghargai warisan budaya dalam hal ini adalah batik.   

“Kami ingin agar generasi muda Indonesia dapat lebih mengenal Batik secara mendalam dan meningkatkan kecintaan mereka terhadap Batik,” ujar Sandra Hutabarat, pencetus ide Tjanting Funday.

“Dengan mengenal budaya batik lebih dalam, diharapkan bisa meningkatkan kecintaan masyarakat akan batik dan meningkatkan daya kreatifitas generasi muda dalam penggunaannya,” sambung Ine Hakim Tohir, selaku Sekretaris Jendral Yayasan Batik Indonesia.

Acara tersebut dikemas dalam rupa lomba lari, bazar, pameran, kegiatan tjanting, serta berbagai hiburan dan lelang. Lomba lari kategori 5K sendiri akan diadakan dengan rute Senayan, Sudirman dan Semanggi dan diikuti oleh 1.500 pelari.

Para peserta lomba akan berlari sambil mengenakan kaos bermotif batik; dan apabila dapat mencapai finish di bawah Cut of Time/COT 1,5 jam, maka mereka berhak atas medal finisher bermotif batik.

Keunikan lomba lari ini adalah menghubungkan ide antara pembatik yang menorehkan hasil karyanya sendiri diatas kain putih polos.

Pelari diajak mencatat waktu sendiri dan kemudian menorehkannya di Instagram masing-masing dengan hashtag #tjantingfunday, #runwithpride, #catatwaktumusendiri.

Nama Tjanting Funday sendiri diambil dari alat untuk membatik, yakni Tjanting. Bagi yang berminat untuk terlibat dalam event ini, dapat mengunjungi www.tjantingfunday.com atau mengirimkan email ke [email protected].  

3