Juara Kelas Bantam Wanita UFC, Holly Holm akan melangsungkan pertandingan pertamanya dengan menyandang gelar juara bertahan melawan Miesha Tate pada Maret mendatang. Jika sukses meraih kemenangan, ia ingin tarung ulang melawan Ronda Rousey dilangsungkan empat bulan kemudian, pada Juli mendatang.
"Aku siap untuk kesempatan mendatang. Aku siap bertarung bulan Juli selama itu pasti," ungkap Holm.
"Aku tidak ingin mereka katakan Juli tapi kemudian berubah menjadi Oktober, lalu akhirnya berlangsung setahun setelah pertandingan sebelumnya," sambungnya.

Pertarungan sengit antara Ronda Rousey dan Holly Holm pada bulan November 2015 lalu.
Namun, keingginannya untuk bertarung di bulan Juli nampaknya tidak akan mudah terkabul. Pasalnya, Rousey saat ini terikat kontra dalam proyek untuk membintangi sejumlah film.
Pelatih Rousey, Edmond Tarverdyan pun mengatakan pertarungan pada bulan Juli akan terlalu cepat untuk anak didiknya. Mengingat dia harus memulihkan diri setelah pertempuran tiga kali dalam sembilan bulan terakhir ini. Serta harus menunggu menyelesaikan syuting film yang sedang dilakoni Rousey.

Salah satu aksi yang dilakukan Holly Holm saat menaklukkan Ronda Rousey hinga membuatnya mengalami kekalahan pertama.
"Saya tak seperndapat pertarungan dapat dilangsungkan pada bulan Juli nanti. Ronda melakukan tiga pertarungan tahun lalu. Saya pikir dia pantas cuti," kilah Edmond.
"Presiden UFC, Dana White juga mengatakan hal yang demikian, jadi kita sudah berbicara tentang itu dan dia benar-benar mengerti," ungkapnya.