Conor McGregor memang menjadi wajah baru di dunia olahraga tarung dunia. Petarung asal Irlandia itu selalu menarik banyak penonton ketika beraksi di ring Ultimate Fighting Championship (UFC).
Namun, setelah berhasil mencetak sejarah saat memenangkan dua gelar juara dari kelas berbeda, McGregor mengisyaratkan ingin berhenti dari UFC. Tentu saja hal ini menjadi beban pikiran bagi Presiden UFC, Dana White. Pasalnya, McGregor adalah salah satu tumpuan UFC untuk mendatangkan banyak penonton.
Selain McGregor, nama-nama besar petarung UFC seperti Ronda Rousey dan mantan juara kelas berat, Jon Jones juga sedang tak bisa tampil di ajang tersebut. Rousey sudah mulai mengalami penurunan, sementara Jones harus berhenti bermain hingga Juli 2017 karena kasus doping.
Meskipun begitu, White mencoba untuk tetap positif dan tidak menunjukkan kekhawatiran yang sebenarnya wajar bila dia rasakan. "Setiap hari, saya datang ke kantor dan selalu merasa hari baru akan membawa angin baru di olahraga ini," ujar Dana dilansir dari Los Angeles Times.

Dana White positif UFC musim 2017 akan lebih sukses.
"Saya telah mengelola event ini bertahun-tahun, dan saya pastikan tahun 2017 akan lebih menggemparkan," ucap White mencoba meyakinkan bahwa tak ada yang akan berubah dari mundurnya tiga petarung andalan UFC itu.
Terkait isyarat mundur McGregor, White memberikan konfirmasi bahwa Juara Dunia kelas bulu dan ringan itu hanya beristirahat karena sang kekasih sedang mengandung. "Dia tak akan bertarung hingga Mei (2017). Kekasihnya, Dee Devlin, merasa stres setiap dia bertarung. Wanita hamil, kan, tak boleh stres, jadi dia memilih beristirahat," jelas White.
White pun meyakini bahwa tak akan ada masalah atau penurunan jumlah penonton signifikan di tahun mendatang. Menurutnya, event yang sudah dikelola selama 16 tahun itu tak hanya bergantung pada beberapa pemain saja. Meski mendapat tekanan, White tetap yakin bisa menyukseskan UFC.