Duel Koboy, Tembak Burung hingga Pamer Bakat Seni Pernah Dimainkan di Olimpiade
Pada ajang olimpiade 1912 yang berlangsung di Paris, Prancis, terdapat cabang menembak yang jadi salah satu olahraga yang dipertandingkan.
Layaknya para koboy di zaman wild west, sejumlah negara mengirim atletnya di cabang ini. Ajang adu tembak ini bukan seperti cabang olahraga menembak seperti pada olimpiade saat ini.
Untuk senjata yang digunakan seperti dilansir dari topendsports.com di ajang ini ialah senjata dengan kaliber 7,5mm sampai 12mm dengan panjang maksimal larasnya 30cm.
Ajang adu tembak di era olimpiade 1912 ialah dua atlet dari dua negara saling menembak satu sama lain. Terdapat beberapa nomor dari ajang adu tembak ini yakni nomor 50 meter, nomor 300 meter, nomor 600 meter serta ada nomor 50 meter untuk tim dengan menggunakan senjata militer.
Pada olimpiade 1912, medali emas sukses diraih oleh Alfred Lane dari Amerika Serikat sementara perak didapat oleh Paul Palen dari Swedia sedangkan perunggu direbut rekan senegara Palen, Johan Hubner.
Menariknya seperti dilansir dari Time, jauh sebelum olimpiade 1912 di Paris, ajang adu tembak pernah juga dipertandingkan pada olimpiade Athena 1906. Meski pada ajang ini, ajang adu tembak masih masuk dalam kategori olahraga tak resmi. Selain itu, pada ajang Olimpiade New York 1908 ajang adu tembak juga dimainkan di Carnegie Hall, New York.
Tiap peserta di cabang ini akan menggunakan pelindung tubuh yang sangat tebal serta wajah mereka ditutupi topeng dengan plat kaca. Menariknya, meski tidak pernah memakan korban jiwa, cabang ini tidak lagi dipertandingkan.
Namun pada Olimpiade Sydney 2000 sebuah jejak pendapat mengungkapkan bahwa mayoritas pecinta olimpiade meminta agar ajang adu tembak kembali dipertandingkan.