4 Kebijakan Anies-Sandi Soal Asian Games yang Menjadi Pro-Kontra di Masyarakat
Yang menjadi kontroversi berikutnya adalah separator busway dan trotoar yang dicat warna-warni. Kritikan tak hanya datang dari masyarakat tetapi juga dari kepolisian.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf mengatakan, separator jalur transjakarta atau busway boleh dicat warna-warni asal memenuhi beberapa ketentuan. Pertama, warna-warna pada separator jalan itu harus punya tujuan yang jelas.
"Tergantung tujuannya untuk apa, kalau untuk Asian Games itu waktu Asian Games saja mungkin diperbolehkan," kata Yusuf di Mapolda Metro Jaya, dilansir dari Kompas.
Pengecatan itu awalnya dimaksudkan sebagai salah satu proses 'beautifikasi' Jakarta jelang Asian Games 2018. Wakil Gubernur Sandiaga Uno sebelumnya meminta agar masyarakat tak mempermasalahkan warna separator jalan.
"Mestinya kita berterima kasih, bukan saling ribut kenapa warnanya ini, warnanya itu, masih untung mereka mau ngerjain loh," kata Sandiaga.
Namun akhirnya sejumlah ruas jalan yang separatornya warna-warni telah dikembalikan menjadi warna semula. "Ada ketentuan-ketentuan mengenai marka jalan dan asisten pembangunan kemarin menjelaskan bahwa ketentuan tentang marka jalan penting untuk ditaati," kata Anies.