Komunitas Sehat

Benarkah Olahraga Mencegah Depresi? Ini Faktanya

Senin, 28 Januari 2019 21:00 WIB
Penulis: Ade Gusti | Editor: Arum Kusuma Dewi
© ISTIMEWA
Olahraga dan hubungannya dengan kesehatan mental Copyright: © ISTIMEWA
Olahraga dan hubungannya dengan kesehatan mental

INDOSPORT.COM – Selama ini orang-orang meyakini bahwa olahraga berkaitan dengan risiko lebih rendah terkena depresi. Sejumlah riset ilmiah membuktikan kebenaran dari keyakinan tersebut.

Studi baru, yang diterbitkan di dalam JAMA Psychiatry, menekankan pertanyaan apakah olahraga benar-benar mencegah depresi, atau apakah orang yang tidak mengalami depresi cenderung lebih aktif?

Hasil temuan, sebagaimana diungkapkan oleh peneliti Karmel Choi dari Rumah Sakit Umum Massachusetts, menyatakan bahwa ada banyak bukti yang menyatakan bahwa olahraga memainkan peran penting mengurangi risiko depresi.

Meski demikian, para peneliti dalam riset tersebut juga menyodorkan sejumlah ukuran tentang depresi dan gejala depresi yang diakibatkan oleh aktivitas fisik. Mereka di antaranya diukur berdasarkan genetik orang dan riwayat medis mereka.

Nah, orang-orang yang memiliki riwayat genetik terkait dengan kemungkinan olahraga memiliki risiko lebih kecil mengalami depresi. Sebaliknya, orang-orang dengan riwayat depresi lebih kecil kemungkinannya berolahraga.

Kesimpulannya, olahraga bisa melindungi dari depresi, namun depresi tidak juga membuat seseorang malas berolahraga.

Penelitian tersebut merupakan salah satu bukti bahwa olahraga bisa mencegah depresi. Lantas, bagaimana dengan bukti ilmiah yang menyatakan olahraga memengaruhi kesehatan mental?

Indosport.com mencoba merangkum tiga kajian ilmiah yang terkait dengan pertanyaan tersebut:

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%