Cabor Unik SEA Games 2019: Arnis

Sabtu, 30 November 2019 15:11 WIB
Editor: Arum Kusuma Dewi
 Copyright:

INDOSPORT.COM – SEA Games 2019 sebentar lagi akan bergulir, sebanyak 56 cabang olahraga (cabor) pun akan dipertandingkan selama 12 hari mulai 30 November hingga 11 Desember 2019. Salah satunya adalah cabor unik, yakni Arnis yang mungkin sangat asing di telinga kita. Lalu, seperti apa cabor Arnis?

Arnis adalah sebuah seni bela diri yang berasal dari Filipina. Arnis melibatkan pertempuran berbasis senjata, seperti tongkat, pisau, senjata tajam, dan berbagai senjata improvisasi lainnya. Selain melibatkan senjata, Arnis juga mengandalkan penggunaan tangan kosong atau teknik tanpa senjata sebagai fokus utamanya.

Nama Arnis sendiri diambil dari bahasa Spanyol, yaitu “Arnes” yang merupakan bahasa Spanyol kuno untuk “armor” atau baju besi yang dipakai oleh tentara Spanyol untuk berperang menggunakan pedang kayu. Arnes juga merupakan istilah Spanyol kuno untuk senjata.

Arnis memiliki nama lain, yakni Eskrima dan Kali. Walaupun berbeda, ketiganya merupakan istilah yang menggambarkan seni bela diri tradisional Filipina atau Filipino Martial Arts (FMA).

Pemain seni bela diri ini ada bermacam-macam sebutannya. Istilah arnisador untuk laki-laki dan arnisadora untuk perempuan.

Bagi mereka yang memanggil arnis dengan sebutan eskrima, istilah eskrimador untuk laki-laki, dan eskrimadora untuk perempuan. Sedangkan, untuk yang menyebut arnis itu Kali, istilah yang dipakai adalah kalista dan mangangali.

Dalam bela diri Arnis, olahraga yang diklaim berasal dari Filipina sejak 2010 itu menggunakan berbagai alat bela diri, seperti stick berbahan dasar rotan atau yang sering disebut baston/’yantok’, pisau tajam, dan sebagainya.

Namun, senjata paling umum yang digunakan oleh pemain arnis adalah tongkat yang ringan namun tahan lama yang disebut 'yantok,' yang juga digunakan oleh siswa dalam kursus pendidikan jasmani mereka di sebagian besar sekolah di Filipina.

Sebagai informasi, faktanya adalah Arnis telah menghiasi belantika pagelaran SEA Games sejak 2005 silam. Namun, hingga saat ini bela diri di bawah naungan World Eskrima Kali Arnis Federation (WEKAF) belum mendapatkan tempatnya di para penikmat olahraga dua tahunan itu.

Pada SEA Games edisi kali ini, seluruh atlet Arnis akan bermain untuk memperebutkan medali emas pada 20 nomor yang terdiri dari sepuluh nomor untuk pria dan sepuluh nomor lainnya untuk wanita. Seluruh pertandingan akan diberlangsungkan di Other Area, Filipina.

Penulis: Ergian Pinandita