Provinsi Papua Sepakat PON Ditunda Tahun Depan

Kamis, 23 April 2020 13:51 WIB
Penulis: Sudjarwo | Editor: Lanjar Wiratri
© jubi.co.id
Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua resmi dimundurkan ke bulan Oktober tahun 2021. Copyright: © jubi.co.id
Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua resmi dimundurkan ke bulan Oktober tahun 2021.

INDOSPORT.COM - Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua resmi dimundurkan ke bulan Oktober tahun 2021, sebagaimana hasil pertemuan via video conference antara Presiden Jokowi, jajaran menteri terkait dan Wakil Gubernur Provinsi Papua, Klemen Tinal, Kamis (23/4/20).

Kebijakan tersebut dilakukan menyusul situasi dan kondisi global saat ini yang tengah terhalang oleh pandemi virus corona.

"Setelah mendengar keterangan dari Menpora, dan Pemerintah Papua, maka PON kita tunda ke tahun 2021. Anggaran-anggaran akan menyesuaikan semuanya, dan kita harapkan saat penyelenggaran 2021 posisi sudah sangat siap,” tegas Presiden Jokowi.

Sementara itu, Wakil Gubernur Provinsi Papua, Klemen Tinal mengaku pihaknya tak keberatan dengan adanya keputusan tersebut. Pasalnya, ia menilai keberadaan virus corona sangat mempengaruhi perhelatan PON nantinya.

"Kami di provinsi Papua menerima dengan baik PON akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2021," ungkap Klemen.

Ia juga menambahkan, penanganan virus corona di Papua saat ini berjalan signifikan, sementara persiapan Papua dalam menyiapkan infrastruktur perhelatan PON XX juga masih berjalan lancar.

"Penanganan covid-19 di Papua cukup signifikan, memang dampak covid ini mempengaruhi persiapan PON di Papua dan persiapan venue sudah ada yang 100 persen serta lainnya tetap on the track,” jelasnya.

PON XX Papua semula dijadwalkan akan digelar pada Oktober 2020 mendatang. Namun menyikapi situasi dan kondisi saat ini, PON XX bergeser hingga tahun depan, Oktober 2021.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%