In-depth

Termasuk Shaquille O'Neal, 5 Atlet Ini Kelewat Jago Sampai Ubah Aturan Olahraganya!

Selasa, 5 Desember 2023 18:00 WIB
Editor: Izzuddin Faruqi Adi Pratama
© INDOSPORT/Noah Graham/Getty Images
Termasuk Shaquille O'Neal, ini 5 atlet dari berbagai cabang olahraga yang paksa pembuat peraturan melakukan penyesuaian agar mereka tidak lagi terlalu dominan. Copyright: © INDOSPORT/Noah Graham/Getty Images
Termasuk Shaquille O'Neal, ini 5 atlet dari berbagai cabang olahraga yang paksa pembuat peraturan melakukan penyesuaian agar mereka tidak lagi terlalu dominan.

INDOSPORT.COM - Termasuk Shaquille O'Neal, ini 5 atlet dari berbagai cabang olahraga yang paksa pembuat peraturan melakukan penyesuaian agar mereka tidak lagi terlalu dominan.

Atlet-atlet kelas dunia rela melakukan apapun untuk menang dan meraih prestasi. Segala cara akan mereka lakukan demi mencapai target tersebut.

Yang memiliki fisik super atletis akan mecoba memanfaatkan anugerah tersebut untuk melakukan dominasi pada lawan-lawan mereka. Sebagian lain mungkin coba menemukan celah dalam aturan sehingga bisa dimanfaatkan untuk menggenjot performa dan kans untuk menang.

Akan tetapi, dengan cara apapun, dominasi yang awalnya mengundang decak kagum suatu saat akan berujung pada kebosanan karena kompetisi tidak lagi seimbang.

Tidak adanya keseimbangan akan membuat sebuah olahraga menjadi mudah ditebak akhirnya dan kemudian dapat berujung pada hilangnya minat fans untuk menonton.

Maka dari itu dari masa ke masa selalu ada penyesuaian peraturan dari organisasi olahraga terkait individu maupun taktik yang dianggap terlalu menjamin sukses untuk menjaga pemainan agar tetap menarik dan kompetitif.

Berikut ini adalah lima atlet yang begitu hebatnya sampai-sampai membuat olahraga mereka mengubah aturan untuk 'mengalahkan' dominasi mereka.

1. Shaquille O'Neal

Jika seorang penggemar basket ditanyai siapa center terhebat dalam sejarah NBA maka hampir bisa dipastikan jawabannya adalah Shaquile O'Neal.

Dengan tinggi badan mencapai 216 cm dan bobot 147 kg, Shaq adalah monster yang nyaris tidak bisa dihentikan. Setiap kali bertanding juara empat kali NBA dan tiga kali Finals MVP tersebut seringkali dijaga dua sampai tiga pemain lawan sekaligus.

NBA membuat peraturan untuk menipiskan gap kualitas antara Shaq dengan pemain lain pada usai sang megabintang dan Los Angeles Lakers memenangkan cincin kedua mereka.

Yaitu dengan melegalkan kembali zone defense yang membuat para pemain boleh 'mengeroyok' satu lawan di bawah board. Lagipula tidak ada yang bisa menandingi Shaq dalam duel one-on-one.

Selain itu Shaq juga memotivasi NBA untuk memperbaiki kualitas ring basket usai sebagai rookie di 1992, pria yang kini sering muncul di ESPN sebagai pundit tersebut menghancurkan ring hingga dua kali.