MotoGP 2015

3 Indikasi Konspirasi di MotoGP 2015

Senin, 26 Oktober 2015 21:29 WIB
Editor: Ahmad Priobudiyono
© Grafis: Suhaeli/INDOSPORT
 Copyright: © Grafis: Suhaeli/INDOSPORT

MotoGP yang sejatinya adalah ajang adu cepat antar pebalap dan adu gengsi pabrikan. Yamaha, Ducati, Honda, Kawasaki, Suzuki dan Aprilia merupakan sederet nama pabrikan yang bersaing menjadi yang terbaik di ajang MotoGP dari tahun ke tahun.

MotoGP 2015 yang tinggal menyisakan satu seri balapan lagi menyajikan persaingan panas tensi tinggi. Pasalnya hingga seri ke-16 di Philip Island Australia, balapan ini hanya menyisakan dua pembalap yang berpeluang menyabet gelar juara dunia yaitu Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo.

Persaingan antar dua pembalap kawakan ini menghadirkan cerita baru dalam sejarah MotoGP seiring dengan insiden yang terjadi di Seri ke-17 Sepang Malaysia yang melibatkan Rossi dan Marquez.

Dua pebalap ini terlibat dalam aksi saling salip yang berujung pada jatuhnya Marquez di tikungan ke-14 lap ke tujuh. Jarak keduanya terlalu rapat membuat lutut Rossi menghantam helm Marquez yang kemudian membuatnya kehilangan kesimbangan dan terjatuh.

Insiden ini menjadi kontroversial justru bukan karena persaingannya antara Rossi dan Marquez melainkan karena berdampak pada persaingan antara Rossi dan Lorenzo dalam perebutan gelar juara dunia tahun ini.

Selain itu, insiden ini menyeruak dugaan adanya indikasi konspirasi dari beberapa pembalap yang berupaya untuk menjegal The Doctor untuk menjadi juara dunia MotoGP untuk yang ke-10 kalinya.

Pasalnya, setelah Seri Australia, Rossi dan Lorenzo dipisahkan jarak 11 poin dan setelah Seri Malaysia, jarak antara keduanya menjadi 7 poin sementara laga hanya tersisa satu Seri lagi.

INDOSPORT merangkum tiga skenario konspirasi yang dilakukan sejumlah pebalap dalam upaya menjegal Rossi untuk menjadi juara dunia MotoGP untuk ke-10 kalinya di musim ini. Berikut ulasannya.

385