5 Modal Lorenzo untuk 'Menggila' Bersama Ducati
Meskipun tidak secara terang-terangan menyatakan bahwa Vallentino Rossi merupakan faktor utama yang memantapkan keputusannya hengkang dari Yamaha, namun seluruh penggemar MotoGP dunia dapat merasakan hal itu.
Senada halnya dengan Yamaha, meskipun sekuat tenaga membungkus kecenderungan mereka menjadikan Rossi sebagai 'anak emas'.
Yamaha dinilai lebih memprioritaskan Rossi dengan lebih dulu menyodorkan perpanjangan kontrak pada bulan lalu.
Padahal kabar yang beredar adalah Yamaha akan lebih dulu mengutamakan Lorenzo untuk kesepakatan kontrak tersebut.
Kondisi inilah yang kemudian diklaim membuat Lorenzo kecewa dan semakin cemburu dan tidak nyaman untuk tetap berada dalam satu tim dengan Rossi.
Meskipun dalam komentar pertamanya pasca resmi digandeng Ducati, Lorenzo menyebut bahwa keputusannya untuk meninggalkan Yamaha lebih karena dirinya ingin menemukan tantangan baru di MotoGP.
Namun Manajer Tim Ducati dengan lugas mengatakan bahwa salah satu motivasi Lorenzo hengkang ke Ducati tidak lain adalah rasa tidak nyaman yang semakin menggelayutinya di Yamaha.
“Ada banyak peristiwa yang membuatnya tak nyaman, meskipun ia telah meraih banyak kemenangan. Hal itu tentu selalu tidak akan lepas dari ingatan anda,” kata Manajer Tim Ducati, Gigi Dall'Igna seperti dilansir Autosport.