Pecundangi Hamilton Sampai Makian Raikkonen, Ini 5 Pengalaman Tak Terlupakan Rio Haryanto di F1

Sabtu, 13 Agustus 2016 16:12 WIB
Penulis: Lanjar Wiratri | Editor: Ramadhan
 Copyright:

Rio Haryanto harus menerima kenyataan pahit tak lagi menjadi pembalap utama setelah Manor mendepaknya akibat tak kunjung melunasi sisa pembayaran 'pay driver'.

Pembalap berusia 23 tahun itu hanya mampu menyetor dana sebesar 8 juta Euro (Rp119 miliar), dari total 15 juta Euro atau setara Rp223 miliar yang harus dilunasi.

Pemerintah Indonesia pun mengklaim telah melakukan segala cara untuk membantu Rio agar terus bertahan di F1. Meski akhirnya pihak Kemenpora mengaku memang tak 100 persen siap membantu Rio di ajang balap bergengsi tersebut, meski telah melakukan yang terbaik.

Meski tak lagi menjadi pembalap utama di F1, namun Rio tetap berlapang dada dan menerima tawaran Manor untuk menjadi reserve driver alias pembalap cadangan mereka.

“Saya sangat senang balapan karena saya juga sangat bangga bisa menjadi satu-satunya wakil Indonesia dan Asia di F1,” ujar Rio melalui situs Twitter miliknya sesaat setelah menerima tawaran Manor sebagai pembalap cadangan.


Rio Haryanto tak lagi jadi pembalap utama Manor di sisa musim 2016 Formula 1 

Berbagai pengalaman berharga telah dilalui pembalap asal Surakarta tersebut sepanjang menjadi pembalap F1 selama setengah musim. Pahit manis serta ketatnya kompetisi balapan bergengsi itu pun dicicipi Rio.

Berikut INDOSPORT merangkum pengalaman tak terlupakan yang dialami Rio Haryanto selama menjalani setengah musim di F1.

696