Formula 1

Bos Renault Yakin Ricciardo Dapat Perbesar Peluang Menang di 2020

Minggu, 3 Februari 2019 14:14 WIB
Penulis: Daniel Ramos Putra | Editor: Lanjar Wiratri
© Autosport
Ricciardo menunggu perpanjangan kontrak dari Red Bull Copyright: © Autosport
Ricciardo menunggu perpanjangan kontrak dari Red Bull

INDOSPORT.COM - Kejutan kembali terjadi dari ajang balap mobil terbesar di dunia, Formula 1, atas kepindahan Daniel Ricciardo dari tim Red Bull menuju tim Renault. Bersama Red Bull sebelumnya, Ricciardo diketahui berhasil menjadi pembalap yang bersinar sepanjang musim 2018 dan akhirnya memutuskan hengkang ke tim kecil Renault.

Namun kedatangan Ricciardo disambut antusias oleh bos Renault yang meyakini bahwa Ricciardo dapat memberikan perubahan besar bagi timnya. Cyril Abiteboul, bos Renault, meyakini bahwa Ricciard dapat memperbesar peluang kemenangan Renault dan membantu mewujudkan impiannya untuk membuat Renault menjadi tim papan atas.

"Saya pikir Daniel membantu kami untuk mempersingkat waktu, karena tiba-tiba semua orang tertarik dengan Renault." ujar bos Renault tersebut seperti dikutip dari Motorsport.

"Jadi (perekrutan) Daniel adalah cara kami untuk bergerak lebih cepat dan mempersingkat waktu," tambahnya.

"Semua orang yang cukup berpengetahuan tentang F1 pasti paham besarnya jarak antara tim unggulan dan kami. Jadi ini akan membutuhkan waktu. Daniel membantu memperbesar peluang kami untuk bisa bertarung merebutkan kemenangan pada 2020," tandasnya.

Sepanjang musim 2018 kemarin, Daniel Ricciardo berhasil menyelesaikan 21 balapan dengan hasil yang cukup memuaskan. Sepanjang musim, Ricciardo mampu finis di urutan pertama sebanyak 2 kali dan sukses mengakhiri musim dengan duduk di posisi ke6 klasemen pembalap Formula 1.

Ters Ikuti Update Seputar Formula 1 dan Berita Olahraga Lainnya di INDOSPORT.COM

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%