MotoGP

Michelin akan Hadirkan Ban Khusus untuk MotoGP Thailand

Rabu, 2 Oktober 2019 12:27 WIB
Penulis: Nadya Riska Nurlutfianti | Editor: Nugrahenny Putri Untari
© Chris Covatta/Getty Images
Michelin bakan menyiapkan ban khusus untuk balapan MotoGP Thailand. Foto: Chris Covatta/Getty Images. Copyright: © Chris Covatta/Getty Images
Michelin bakan menyiapkan ban khusus untuk balapan MotoGP Thailand. Foto: Chris Covatta/Getty Images.

INDOSPORT.COMMichelin selaku pemasok ban untuk kejuaraan MotoGP telah mengumumkan jenis ban khusus yang akan digunakan di MotoGP Thailand, Minggu (06/10/19).

Keputusan tersebut pun disesuaikan dengan kondisi karakteristik Sirkuit Buriram. Michelin akan menyediakan ban belakang yang baru digunakan saat MotoGP Austria di Sirkuit Red Bull Ring.

Melansir dari laman berita olahraga Crash, ban belakang khusus itu akan tersedia dalam tiga elemen, yaitu lunak, medium, dan keras. Akan tetapi, sisi sebelah kanan ban akan lebih keras dibanding sisi sebelah kirinya.

Sebagai informasi tambahan, ban belakang yang disajikan secara khusus tersebut mampu mencegah panas berlebih sehingga performa ban tetap terjaga meski temperaturnya semakin tinggi.

Ban basah spesial pun juga disediakan di MotoGP Thailand untuk mengantisipasi hujan yang terjadi di Sirkuit Buriram, yaitu lunak dan medium. Bentuknya juga asimetris, di mana sisi sebelah kanan akan lebih keras dari sisi kiri.

Keputusan ini dilontarkan secara langsung oleh Piero Taramasso, selaku Manajer Khusus Roda Dua Michelin. Ia mengatakan, pemasok ban asal Prancis tersebut telah melakukan riset data berdasarkan balapan musim lalu hingga akhirnya memutuskan menyediakan ban khusus.

"Ini adalah kunjungan ketiga kami di Buriram untuk membuat perubahan ban di balapan selanjutnya. Sirkuit ini bisa memicu kendala bagi ban belakang, seperti di Austria. Ban belakang akan overheat di akhir balapan," kata Piero Taramasso.

Ia juga menjelaskan, pihaknya memiliki konstruksi ban khusus dengan membuat ban belakang satu level lebih keras. Pembalap akan sedikit lebih lama untuk beradaptasi namun menurutnya segalanya akan lebih efisien.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%