MotoGP

Anggota Dewan Bertekad Kuat Perjuangkan Pengembangan Sirkuit Mandalika

Selasa, 15 Oktober 2019 16:02 WIB
Penulis: Nadia Riska Nurlutfianti | Editor: Nugrahenny Putri Untari
© Twitter/MotoGP
Anggota Fraksi PKS DPR RI, Suryadi Jaya Purnama, memberi dukungan untuk pengembangan infrastruktur di NTB, termasuk Sirkuit Mandalika yang akan jadi tuan rumah MotoGP. Copyright: © Twitter/MotoGP
Anggota Fraksi PKS DPR RI, Suryadi Jaya Purnama, memberi dukungan untuk pengembangan infrastruktur di NTB, termasuk Sirkuit Mandalika yang akan jadi tuan rumah MotoGP.

INDOSPORT.COM – Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI, Suryadi Jaya Purnama, bertekad akan melanjutkan perjuangan untuk membangun infrastruktur di provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), termasuk fasilitas pendukung MotoGP Mandalika 2021.

Seperti diwartakan Antara, melalui fungsi pengawasan, legislasi, dan anggaran di DPR RI, Suryadi akan terus memperjuangkan infrastruktur di NTB selama mengemban masa jabatan anggota DPR RI periode 2019-2024.

“Saya akan menagih janji kepada kepala negara yang akan membangun infrastruktur startegis, termasuk perpanjangan landasan pacu bandara, jalan lintas pulau Lombok, pengembangan Mandalika, dan beberapa bendungan untuk pengembangan pertanian dan mengatasi kekeringan,” kata Suryadi.

Suryadi menilai, masalah yang terjadi di NTB ialah kurangnya fasilitas infrastruktur. Selain itu, ia juga menyoroti pengembangan pariwisata di NTB, yang seharusnya bisa menjadi ladang pendapatan masyarakat sekitar.

“Khusus untuk pengembangan pariwisata, potensi di NTB sangat besar baik wisata alam, kuliner dan atraksi budaya. Tapi semua itu belum optimal karena sarana pendukung belum memadai seperti sarana transportasi, akses jalan dan fasilitas publik yang lain,” tambahnya.

Sebelumnya, pemerintah dikabarkan akan mengucurkan anggaran dana fantastis sebesar Rp2,02 triliun pada tahun 2020 untuk mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

Menteri Pariwisata, Arief Yahya, yang telah meninjau Sirkuit MotoGP di Mandalika, NTB, Kamis (10/10/19), menegaskan semua kebutuhan dasar KEK Mandalika harus rampung pada 2020.

Arief juga menjelaskan, Kementerian PUPR pada tahun 2020 mengalokasikan Rp1,747 miliar untuk perservasi jalan dari Bandara Internasional Lombok (BIL)-Kuta.

Selain itu, dana tersebut juga digunakan untuk pengembangan ruang terbuka publik dan promenade di pesisir pantai selatan, serta pengembangan wisata di kawasan Tiga Gili, Kabupaten Lombok Utara, yakni Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno.