Formula 1

Formula E Bukan Alasan Dinas Pendidikan DKI Pangkas Anggaran Rehabilitasi Sekolah

Jumat, 15 November 2019 15:55 WIB
Penulis: Ayudya Ratna | Editor: Lanjar Wiratri
© twitter.com/FIAFormulaE
Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta membantah, pemangkasan anggaran untuk rehabilitasi gedung sekolah pada 2020 dilakukan demi penyelenggaraan balap mobil listrik Formula E. Copyright: © twitter.com/FIAFormulaE
Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta membantah, pemangkasan anggaran untuk rehabilitasi gedung sekolah pada 2020 dilakukan demi penyelenggaraan balap mobil listrik Formula E.

INDOSPORT.COM - Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta membantah pemangkasan anggaran untuk rehabilitasi gedung sekolah pada 2020 dilakukan demi penyelenggaraan balap mobil listrik Formula E

Plt Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Syaefuloh Hidayat, mengatakan penyesuaian anggaran rehabilitasi sekolah dalam dokumen Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2020 dibahas bersama anggota DPR dalam rapat komisi. Hal ini sama sekali tidak memiliki kaitan dengan penyelenggaraan Formula E. 

"Seluruh usulan penyesuaian anggaran, baik penebalan maupun pengurangan telah disampaikan dan dibahas bersama dengan legislatif pada saat pembahasan di forum komisi," 

"Gubernur selalu berpesan kepada ASN (aparatur sipil negara) agar memberikan perhatian lebih untuk pendidikan dan keadilan sosial. Rehabilitasi gedung sekolah adalah hak warga yang akan selalu dijaga oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," ucap Syaefuloh seperti dikutip dari ANTARA

Syaefuloh juga menjelaskan, pendidikan adalah sektor utama yang menjadi perhatian Pemprov DKI Jakarta. Hal itu dibuktikan dengan komitmen untuk peningkatan anggaran pendidikan dalam dua tahun terakhir.

Diketahui sebelumnya, dalam KUA-PPAS 2020, Pemprov DKI Jakarta menganggarkan Rp 1,16 triliun untuk menjadi tuan rumah dan memfasilitasi event balap mobil listrik Formula E, tahun depan.

Namun, menurut PSI, proses pembahasan dan penyusunan anggaran Formula E tersebut justru dengan memotong anggaran-anggaran yang jauh lebih penting dan mendasar bagi kepentingan warga Jakarta, termasuk rehabilitasi pendidikan. 

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%