Formula 1

Dokter Asal Italia Bongkar Kondisi Misterius Michael Schumacher

Jumat, 24 Januari 2020 18:06 WIB
Penulis: Nadya Riska Nurlutfianti | Editor: Ivan Reinhard Manurung
© GETTY IMAGES
Seorang dokter asal Italia, Nicola Acciari membongkar kondisi misterius Michael Schumacher usai mengalami kecelakaan parah pada 2013 lalu. Copyright: © GETTY IMAGES
Seorang dokter asal Italia, Nicola Acciari membongkar kondisi misterius Michael Schumacher usai mengalami kecelakaan parah pada 2013 lalu.

INDOSPORT.COM – Seorang dokter asal Italia, Nicola Acciari membongkar kondisi misterius Michael Schumacher usai mengalami kecelakaan parah pada 2013 lalu.

Kondisi mantan juara dunia Formula 1 tujuh kali itu hingga saat ini kondisinya tengah dirahasiakan oleh pihak keluarganya usai mengalami kelumpuhan semenjak kepalanya terbentur dalam sebuah insiden yang terjadi saat dia sedang bermain ski di Pegunungan Alpen tahun 2013 yang lalu.

Namun menurut Acciari yang berprofesi sebagai ahli bedah syaraf, membeberkan bahwa kondisi Schumacher saat ini semakin memburuk bahkan ia juga menyebut bahwa ayah dari Mick Schumacher seperti bukan sosok  yang dulu dikenal.

“Setelah kecelakaan, sosok Michael Schumacher sangat berbeda dari yang kita ingat kala ia masih perkasa saat di atas lintasan balap,” ujar Nicola Acciari, dilansir dari laman Diario Uno.

“Dia kini memiliki struktur kerangka dan otot yang sudah berubah dan memburuk. Semua akibat trauma otak yang ia derita setelah kecelakaan,” tambah sang ahli bedah.

Berdasarkan informasi terbaru, Michael Schumacher dikabarkan kembali dibawa ke rumah sakit di daerah kota Paris untuk menjalani terapi stem cell, yang diklaim sebagai terapi ajaib itu diharapkan dapat membuat legenda F1 asal Jerman tersebut kembali dapat berdiri dan berjalan seperti sediakala.

Pada tahun 2019 lalu, ia diketahui telah menjalani perawatan terapi stem cell di Paris Special Clinic Georges-Pompidou, dan dirawat secara intensif oleh Profesor Philippe Menasche, seorang ahli di bidang terapi stem cell.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
50%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
50%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%