Berbuat Rasis Saat Balapan Virtual, Karier Pembalap Ini Langsung Hancur

Rabu, 15 April 2020 12:07 WIB
Penulis: Nadia Riska Nurlutfianti | Editor: Theresia Ruth Simanjuntak
 Copyright:

INDOSPORT.COM – Karier pembalap NASCAR, Kyle Larson kini hancur akibat melontarkan ucapan rasial saat mengikuti balapan virtual yang disiarkan secara langsung pada akhir pekan lalu.

Diketahui Larson mengikuti balapan virtual persahabatan Monza Madness iRacing pada akhir pekan lalu. ia kemudian mengatakan ucapan tak terpuji atau N-word itu yang merupakan salah satu kata rasis untuk orang kulit hitam.

Ucapan tersebut pun membuatnya langsung mendapatkan kecaman keras, serta kariernya dianggap telah hancur. Pasalnya, ia diskors dari NASCARS dan Larson resmi dipecat oleh Chip Ganassi Racing, tim yang menaunginya selama balapan.

Tak hanya itu, ia langsung mendapatkan pemutusan kontrak dari para sponsornya yakni Chevrolet, Credit One, McDonald's, Clover dan sejumlah perusahaan ternama lainnya.

Sebelumnya, pembalap berusia 27 tahun itu telah melayangkan ucapan permintaan maaf melalui sebuah video, yang kemudian ia unggah di media sosialnya, sebagaimana dilansir dari laman Business Insider.

"Saya ingin menyatakan saya meminta maaf, karena saya melakukan kesalahan dan mengatakan kata yang mestinya tidak pernah dikatakan. Tidak ada alasan untuk berbuat rasis,” ujar Kyle Larson.

Dalam video tersebut, Larson juga mengucapkan maaf kepada keluarganya, rekan-rekan sejawat, dan komunitas Afrika-Amerika atas ucapan rasisnya tersebut.

Kyle Larson bukanlah satu-satunya pembalap yang tersandung hal kontroversi saat menjalani balapan virtual. Sebelumnya rekan sejawatnya yakn Bubba Wallace juga melakukan tindakan yang sama.

Bubba Wallace juga harus diputus kontrak oleh sponsornya pada pekan lalu, karena ia meninggalkan balapan virtual akibat disalip oleh pembalap lain saat acara tengah disiarkan secara langsung di seluruh benua Amerika Serikat.