Dimulai Doni Tata, Kini Saatnya Andi Gilang!

Jumat, 4 Desember 2020 16:59 WIB
Editor: Pipit Puspita Rini
© Instagram/@donitatapradita5
Pembalap Indonesia, Doni Tata Pradita, mendapatkan fasilitas wild card pada balapan GP125 2005 di Sirkuit Sepang, Malaysia. Copyright: © Instagram/@donitatapradita5
Pembalap Indonesia, Doni Tata Pradita, mendapatkan fasilitas wild card pada balapan GP125 2005 di Sirkuit Sepang, Malaysia.

INDOSPORT.COM - Doni Tata Pradita akan selalu tercatat sebagai salah satu pembalap Indonesia yang berhasil mendobrak tebalnya pintu menuju ajang balap internasional.

Jauh sebelum Doni Tata, Indonesia memang sudah pernah punya pembalap yang turun di World Championship, tetapi dengan status wild card, bukan pembalap penuh.

Doni Tata berstatus sebagai pembalap pertama Indonesia yang bisa masuk persaingan GP250 secara penuh. Lalu pada 2013, dia kembali ke persaingon World Championship dengan turun di kelas Moto2.

Jika pada 2008 dia membalap sendirian untuk Indonesia, pada 2013 ada Rafid Topan Sucipto yang juga turun di kelas Moto2.

"Waktu itu jadinya persaingan saya dengan Rapid yang selalu sengit. Untungnya, saya selalu finis di depan dia," kata Doni Tata sampil tertawa kecil saat menceritakan pengalaman kala itu kepada INDOSPORT.

Dua musim berlaga di World Championship, Doni Tata berhasil meraih satu poin pada masing-masing musim. Hingga saat ini, catatan ini yang belum bisa disamai oleh pembalap Indonesia lainnya.

Rafid Topan menjalani 17 balapan pada Moto2 2013 dengan hasil finis terbaik di posisi ke-20, yakni pada GP Australia, ketika Doni Tata finis di posisi ke-15.

Setelah kiprah Doni Tata dan Rafid Topan pada 2013, Indonesia harus menunggu lima tahun lebih untuk memiliki pembalap yang bersaing di World Championship.

© Twitter/@@honda_team_asia
Dimas Ekky Pratama, pembalap Moto2 asal Indonesia Copyright: Twitter/@@honda_team_asiaDimas Ekky Pratama, pembalap Moto2 asal Indonesia

Dimas Ekky Pratama turun di kelas Moto2 pada 2019. Dimas tidak bisa turun pada beberapa balapan karena mengalami kecelakaan dan mendapat cedera serius. Hingga akhir musim, dia tak bisa meraih poin.

Pada 2020, pembalap jebolan Astra Honda Racing Team lainnya, Andi "Gilang" Farid Izdihar, yang digandeng Honda Team Asia untuk bersaing di Moto2.

Moto2 2020 mengalami banyak perubahan baik jadwal maupun lokasi karena adanya pandemi Covid-19. Balapan yang digelar pun hanya 15 seri. Andi Gilang juga belum mampu meraih poin dalam persaingan ini.

Musim depan, Andi Gilang masih akan bersaing di World Championship, tetapi turun di kelas Moto3, bertukar tempat dengan Ai Ogura yang akan naik ke Moto2.

"Saya melihat peluang Andi Gilang di Moto3 akan lebih besar. Saya yakin dia akan lebih kompetitif musim depan," kata Doni Tata yakin.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%